unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Boom K-Culture Ubah Pasar Hotel Seoul, Operator Tingkatkan Fasilitas
Lifestyle

Boom K-Culture Ubah Pasar Hotel Seoul, Operator Tingkatkan Fasilitas

Boom K-Culture Ubah Pasar Hotel Seoul, Operator Tingkatkan Fasilitas
Boom K-Culture Ubah Pasar Hotel Seoul, Operator Tingkatkan Fasilitas
A A Ukuran Teks16px

Hampir 93 persen transaksi terjadi di Seoul.

Pengamat industri menilai fokus persaingan hotel lokal bergeser dari skala fisik ke pengalaman tamu. "Dulu daya saing hotel bergantung pada skala, jumlah kamar, dan ukuran fasilitas.

Sekarang berpusat pada pengalaman nyata yang diberikan kepada tamu," kata seorang pejabat hotel lain.

"Hotel beralih dari menjual kamar sebanyak mungkin menjadi mendorong tamu tinggal lebih lama dan menghabiskan lebih banyak uang selama kunjungan."

Sistem penilaian hotel baru

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata memperkenalkan sistem penilaian hotel yang direvisi pada Juli lalu. Tujuannya menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan berfokus pada tamu bagi wisatawan internasional.

Perubahan ini menjawab kebingungan wisatawan asing dengan standar evaluasi lama yang terfragmentasi.

Sistem bintang satu hingga lima tetap dipertahankan, tetapi semua standar evaluasi disatukan dalam skala 1.000 poin.

Aturan baru juga melindungi wisatawan dari praktik harga tidak wajar selama ledakan perjalanan K-culture.

Hotel yang terbukti menaikkan harga berlebihan akan mendapat pengurangan 30 poin, tiga kali lipat dari penalti pelanggaran keselamatan kebakaran.

>>> 30 Tahun LTI Korea, Gelar Konferensi Penerjemah Sastra Korea Global

Pengurangan poin tersebut cukup besar untuk menurunkan peringkat bintang hotel.

Merek global masuk Seoul

Perubahan ini terjadi saat pasar hotel mewah Seoul mengalami perubahan struktural besar dibanding lima tahun lalu.

Merek ultra-mewah global yang sebelumnya memilih Hong Kong, Singapura, dan Tokyo kini berekspansi ke Seoul.

Rosewood Hotels & Resorts asal Hong Kong berencana membuka properti di proyek The Parkside Seoul di Yongsan.

Janu, merek milik Aman Group asal Swiss, akan dibuka di Gangnam pada 2027.

Mandarin Oriental Hotel Group asal Hong Kong akan masuk dekat Stasiun Seoul pada 2030 melalui kemitraan dengan Hanwha.

📰 Update Terbaru
stikibot