Vin Diesel mengungkapkan bahwa film Fast Forever akan memulai produksi pada Desember 2026. Film ini menjadi penutup saga Fast & Furious.
Pengakuan itu disampaikan Diesel dalam acara penayangan ulang The Fast and the Furious di Los Angeles, Senin (17/8).
>>> Taiwan Pilih A Foggy Tale untuk Oscar 2027, Kisahkan Teror Putih
Momen tersebut juga menjadi ajang perayaan 25 tahun film pertama waralaba ini.
Aktor berusia 59 tahun itu mengaku menangis saat membaca naskah Fast Forever. Ia menyebut proses pengembangan naskah memakan waktu empat tahun dengan melibatkan empat penulis berbeda.
Air mata Vin Diesel
"Saya akan menceritakan sesuatu yang pribadi kepada kalian," ujar Diesel di hadapan penonton.
"Setelah melibatkan empat penulis berbeda dan empat tahun pengembangan, saat saya membaca naskah itu—baru sampai pertengahan—satu tetes air mata jatuh."
Ia melanjutkan, "Di akhir naskah yang kami susun dan upayakan sebaik mungkin demi kalian selama empat tahun itu, saya menangis.
Saya tidak bisa menahannya, dan saya harus menceritakannya kepada semua orang."
Diesel juga berbagi respons saudara perempuannya. "Lalu saudara perempuan saya berkata, 'Jangan menangis lagi, Bro.'
>>> Ellie Goulding Gugat Mantan Manajer, Tuding Konflik Kepentingan
Jadi, saya hanya ingin mengatakan bahwa terkadang, pria paling tangguh di dunia pun perlu menangis."
Fast Forever akan menjadi film ke-11 waralaba Fast & Furious sekaligus penutup seri. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028.
Waralaba Fast & Furious merupakan salah satu yang paling lama berjalan dan menguntungkan bagi Universal. Total pendapatan kotor globalnya mencapai US$7,3 miliar.
Meski Diesel yakin dengan draf terbaru, sutradara Louis Leterrier mengaku belum membaca naskah tersebut. "Saya ingin sekali mengatakan yang sebenarnya, tetapi saya tidak bisa," kata Leterrier kepada Polygon.
"Akan ada akhir cerita, dan itu luar biasa."
Leterrier menambahkan, "Saya sangat beruntung bisa menjadi bagian dari waralaba ini; saya menyayangi Vin dan Universal. Mereka sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama.
>>> Ruben vs Sarwendah: Mediasi Gagal, Gugatan Hak Asuh Dilanjutkan
Jadi, ya. Kita lihat saja nanti, semoga saja."
