unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 7 Tips Cegah Dehidrasi Saat Musim Kemarau, Kenali Tanda-Tandanya
News

7 Tips Cegah Dehidrasi Saat Musim Kemarau, Kenali Tanda-Tandanya

Ilustrasi minum air putih untuk mencegah dehidrasi
Kulit Terlihat Lebih Tua Setelah Musim Panas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
A A Ukuran Teks16px

Cuaca panas saat musim kemarau membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan. Jika dibiarkan, dehidrasi dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diterima. Semua orang berisiko, terutama bayi, anak-anak, lansia, atlet, dan pekerja berat.

Kenali Tanda-Tanda Dehidrasi

Langkah awal mencegah dehidrasi adalah mengenali gejalanya. Gejala awal meliputi sakit kepala, mulut dan bibir kering, jarang buang air kecil, serta kelelahan.

Pada kondisi berat, tanda yang muncul antara lain tidak buang air kecil selama delapan jam, urine berwarna gelap, mulut dan mata sangat kering, denyut jantung cepat, pusing ekstrem, dan kulit tidak kembali normal saat dicubit.

Tips Minum Air yang Tepat

Mengutip Rumah Sakit Pusat Pertamina, mencegah dehidrasi tidak cukup hanya dengan minum air. Cara minum yang tepat juga penting.

Berikut tujuh tips yang perlu diperhatikan: minum air secara teratur meski tidak haus, konsumsi buah dan sayur kaya air, hindari minuman berkafein dan beralkohol, serta gunakan pengingat untuk minum.

Selain itu, perhatikan warna urine sebagai indikator hidrasi, minum lebih banyak saat beraktivitas di luar ruangan, dan selalu bawa botol air minum.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru