Wendy dari Red Velvet dan Jennie dari BLACKPINK mengambil tindakan hukum terkait konten jahat yang menyerang penampilan dan tubuh mereka.
Hal ini memicu kekhawatiran tentang pengawasan yang semakin invasif terhadap bintang K-pop wanita.
>>> Kebijakan Net-Zero Korea Dikemas Lewat Budaya Pop di Hongdae
Wendy baru-baru ini menjadi sorotan setelah penampilannya di konser penggemar Red Velvet dan fan cam lagu baru mereka "Surfin Boy".
Tubuhnya yang terlihat lebih ramping memicu kekhawatiran penggemar akan kesehatannya.
Namun, diskusi berubah menjadi serangan pribadi. Beberapa unggahan mengomentari bagian tubuh tertentu dan merendahkan penampilannya, disertai spekulasi jahat yang tidak berdasar.
Agensi Wendy, Ascend, merespons dengan pernyataan tegas. Mereka menyatakan akan menindak konten yang melanggar hak penyanyi, termasuk komentar seksual, penghinaan, dan penyebaran informasi palsu.
Ascend menegaskan akan merespons tidak hanya unggahan yang sudah diidentifikasi, tetapi juga konten jahat yang muncul di masa depan.
Video Dugaan AI Jennie Viral
Sementara itu, Jennie menghadapi masalah serupa dalam skala yang lebih besar.
>>> Sandra Bullock Ungkap Alasan Rahasiakan Penyakit ALS Bryan Randall
Sebuah video yang diduga memperlihatkan bagian tubuhnya tersebar luas setelah penampilannya di festival musik Summer Sonic 2026 di Jepang pada 14 Agustus.
Video tersebut ditonton lebih dari 12,5 juta kali dalam setengah hari.
Keaslian video belum dikonfirmasi, tetapi akun yang pertama mengunggahnya juga memuat video lain yang diduga hasil manipulasi AI.
Akun pengunggah asli kemudian ditangguhkan.
Agensi Jennie, OA Entertainment, menyatakan akan menempuh jalur hukum tanpa kompromi terhadap konten jahat yang menargetkan penyanyi tersebut.
Mereka mencakup distribusi foto atau video dengan fitur fisik yang diedit secara jahat, pengulangan adegan tertentu, atau lampiran komentar menghina dan klaim palsu.
>>> Kerambit Indonesia Jadi Sorotan di Episode Baru Reacher Season 4
Kasus Wendy dan Jennie menyoroti masalah yang berkembang bagi bintang K-pop wanita. Pengawasan tubuh secara online semakin terhubung dengan konten viral dan teknologi manipulasi AI yang berkembang pesat.

