Kecamatan Sajira mengusulkan 146.400 liter untuk 2.810 KK (9.869 jiwa), namun realisasi baru mencapai 78.000 liter bagi 1.960 KK.
Kecamatan Cilograng mengusulkan 112.305 liter untuk 2.414 KK (7.487 jiwa), dengan realisasi baru 24.000 liter.
Sementara Kecamatan Warunggunung mengusulkan 95.000 liter untuk 1.729 KK (8.172 jiwa), dan realisasi mencapai 82.000 liter bagi 1.190 KK.
Sinergi Lintas Lembaga dalam Tanggap Darurat
Proses distribusi mengandalkan armada tangki berkapasitas 6.000 liter per ritase.
Bantuan melibatkan lintas instansi seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian (C3).
Upaya tanggap darurat ini menjadi tumpuan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar harian.
>>> El Nino Diprediksi Terbesar Lebih dari Satu Abad, Suhu Laut Capai Level Tak Terdengar
Mengingat musim kering yang masih berlangsung, penyaluran air bersih secara berkelanjutan terus digenjot untuk menambal selisih pasokan yang belum terpenuhi.
