Ahmad Zaki Ali, pendiri Yayasan Gerak Bareng yang dikenal dengan sapaan Bang Jek, meninggal dunia pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Ia gugur saat menjalankan misi distribusi bantuan untuk warga terdampak gempa di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bersama tiga rekannya, Ahmad Zaki bergerak dari wilayah Reo menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.
Setelah menyalurkan bantuan, ia kembali mengemudikan kendaraan sebelum tiba-tiba tidak sadarkan diri.
Kronologi Meninggalnya Bang Jek
Sebelum kejadian, Ahmad Zaki masih terlihat dalam kondisi baik. Ia bahkan sempat menunaikan salat Jumat.
Namun, ketika kendaraan berada di wilayah Kampung Sonot, kondisinya mendadak menurun. Rekan-rekannya kemudian meminta pertolongan dan membawa Ahmad Zaki ke Posko Damer.
Tenaga kesehatan langsung memberikan penanganan.
Menurut keterangan kepolisian, ia tiba di posko sekitar pukul 16.35 WITA dan dinyatakan meninggal sekitar lima menit kemudian.
Kapolsek Lamba Leda Utara Iptu Ida Bagus Adi Negara mengatakan, “Pada jam 16.35 WITA tiba di Posko Damer, langsung ditangani oleh tenaga kesehatan.”
Sejumlah pemberitaan menyebut dugaan kelelahan hingga gangguan jantung. Namun, penyebab medis tersebut belum seharusnya dianggap sebagai diagnosis final.
Laporan lain juga menyebut penyebab kematian masih perlu merujuk pada pemeriksaan medis.
Pemakaman di Jakarta
Proses pemulangan jenazah dilakukan melalui jalur udara karena lokasi kejadian berada di kawasan terdampak bencana.
Pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, jenazah Ahmad Zaki dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Setelah itu, jenazah diterbangkan ke Jakarta.
Setibanya di Jakarta, jenazah disemayamkan di Masjid Jami As-Shiroth sebelum dimakamkan di TPU Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu malam.
>>> Plot Twist FFB 2026: Fendy Chow Kalahkan Arya Saloka, Reza Rahadian Borong Piala di Malam Puncak!
Kepergian Ahmad Zaki terasa lebih dalam karena ia meninggal ketika sedang melakukan pekerjaan yang selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dalam hidupnya: membantu orang lain.
