Greer mengatakan langkah-langkah itu akan memberi Kanada "perlakuan paling preferensial dari mitra dagang mana pun", menurut Times.
Greer juga mengatakan kepada Fox News bahwa Washington "bergerak maju dengan langkah-langkah yang merespons balasan Kanada". Tidak ada pembicaraan baru yang direncanakan dengan negosiator Kanada.
Tekanan Signifikan
Kanada telah berusaha mencari keringanan dari tarif Trump pada mobil, baja, dan aluminium, yang telah menghantam ekonomi negara itu, memaksa PHK, dan meregangkan hubungan dagang yang dulunya kuat.
>>> Prabowo Ancam Proses Hukum Korporasi Penyebab Karhutla di Kalimantan
Gedung Putih menuduh Kanada melakukan "perlakuan diskriminatif" terhadap alkohol, mobil, dan produk susu AS dalam memberlakukan bea masuk.
Tarif awalnya akan berlaku pada Rabu, sebelum Trump memberikan penangguhan tiga hari dengan alasan kemajuan dalam pembicaraan.
Carney mengatakan salah satu alasan kesepakatan gagal adalah negosiator AS pada menit-menit terakhir memperkenalkan pembatasan pada perjanjian dagang Kanada dengan negara lain.
Negosiator AS juga membuat "ancaman" yang tidak dapat diterima terhadap bahasa Prancis dan "budaya Quebec", kata Carney, merujuk pada provinsi berbahasa Prancis di Kanada timur.
Perang dagang yang meningkat ini menuai kemarahan dari anggota parlemen Demokrat dan gubernur negara bagian perbatasan seperti Minnesota, New York, dan Washington, yang menyalahkan Trump karena memicu kekacauan yang akan menaikkan biaya bagi bisnis dan keluarga AS.
"Dengan sia-sia bertengkar dengan sekutu kita dan menaikkan harga di dalam negeri. Itulah kebijakan ekonomi Trump secara singkat," tulis Gubernur New York Kathy Hochul di X.
Di luar tarif terbaru, AS dan Kanada masih harus menyetujui revisi perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara, USMCA, yang ditolak Trump untuk diperpanjang dalam bentuknya saat ini.