Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur memasuki hari kesebelas. Hingga Selasa (25/8/2026), TNI masih mengerahkan 8.122 personel untuk membantu warga dan menjalankan berbagai kegiatan di kawasan terdampak.
Dukungan operasi juga melibatkan 27 unit alat utama sistem senjata. Armada tersebut terdiri atas 21 pesawat, lima KRI, dan satu Kapal ADRI yang digunakan untuk pergerakan personel, pengangkutan logistik, serta kebutuhan penanganan di lapangan.
>>> Panglima TNI Bertemu CDF Australia, Latihan Bersama Masuk Agenda hingga Akhir 2026
Bantuan Gempa NTT Dikirim Lewat Laut dan Udara
Distribusi bantuan pada hari kesebelas dilakukan melalui dua jalur. KRI mengangkut 35,685 ton bantuan melalui laut, sementara pesawat TNI AU membawa 53,467 ton melalui udara.
>>> GAS BACA Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia English raw
Dengan pengiriman tersebut, jumlah bantuan yang telah disalurkan TNI kepada masyarakat terdampak gempa NTT mencapai 913,898 ton.
>>> LANGSUNG GAS BACA Lookism Chapter 608 Bahasa Indonesia English raw
Di lapangan, penanganan bencana dilakukan bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta instansi terkait. Koordinasi tersebut terus berjalan untuk mendukung kegiatan penanganan dan penyaluran bantuan kepada warga di wilayah terdampak.
