Keberadaan personel di Embung Jokowi juga memastikan kesiapan peralatan ketika suplai air dibutuhkan. Dengan demikian, perlengkapan yang sudah ditempatkan di lapangan dapat segera digerakkan tanpa menunggu proses pengamanan tambahan.
Selain menjaga peralatan, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor tetap terlibat dalam penanganan Karhutla bersama unsur terkait serta masyarakat di sekitar wilayah terdampak. Operasi berlangsung di tengah ancaman kebakaran lahan dan kabut asap yang menyertai kejadian Karhutla.
Akses Kendaraan Air Ikut Diperlancar
Penggunaan alat berat menjadi bagian lain dari dukungan operasi di lapangan. Peralatan tersebut digunakan untuk memperbaiki akses sehingga kendaraan pembawa air dapat bergerak lebih mudah menuju area yang memerlukan pemadaman.
Ketersediaan jalur menjadi penting karena distribusi air bergantung pada kemampuan kendaraan menjangkau titik yang dituju. Pompa bantuan kemudian mendukung suplai air untuk operasi di Guntung Damar, Hutan Lindung Liang Anggang, dan Pangayuan.
Penanganan di lapangan turut melibatkan relawan dan masyarakat di sekitar titik api. Personel, peralatan pemadaman, kendaraan pengangkut air dan dukungan masyarakat dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran serta mengurangi dampak kabut asap terhadap warga.
>>> Mitsubishi New XForce HEV Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Klaim 1 Tangki BBM Tempuh 1.172 Km
Pengamanan pompa dan perlengkapan bantuan akan dilanjutkan sampai status tanggap darurat Karhutla Kalimantan Selatan berakhir. Selama periode tersebut, personel Lanud Sjamsudin Noor tetap disiagakan bergantian agar kebutuhan peralatan untuk operasi pemadaman dapat segera dipenuhi.