unique visitors counter
⌂ Beranda News Sosok RY di Balik Laporan Dugaan Kekerasan di Rumah Dinas Sumedang
News

Sosok RY di Balik Laporan Dugaan Kekerasan di Rumah Dinas Sumedang

Sosok RY di Balik Laporan Dugaan Kekerasan di Rumah Dinas Sumedang
A A Ukuran Teks16px

Publik Sumedang dihebohkan dengan munculnya nama RY, seorang perempuan yang disebut sebagai sekretaris pribadi Wakil Bupati Sumedang.

Namanya mencuat setelah ia melaporkan dugaan kekerasan seksual, penganiayaan, penyekapan, hingga pengambilan telepon seluler di rumah dinas.

>>> Transnusa Buka Rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur

Informasi mengenai RY masih sangat terbatas. Identitas lengkap, usia, latar belakang keluarga, maupun akun media sosial pribadinya belum dapat diverifikasi melalui sumber resmi.

RY disebut bekerja sebagai sekretaris pribadi Wakil Bupati Sumedang.

Berdasarkan Peraturan Bupati Sumedang tentang uraian jabatan, posisi tersebut memiliki tugas administratif untuk membantu kelancaran kegiatan dan arus informasi Wakil Bupati.

Kronologi Dugaan Kekerasan yang Dilaporkan RY

Rangkaian peristiwa yang dilaporkan RY disebut terjadi pada 17 Agustus 2026, beberapa jam setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berikut kronologi yang disampaikan pelapor:

Sekitar pukul 12.00 WIB, RY datang ke rumah dinas untuk mengambil uang tunai keperluan operasional Wakil Bupati yang disimpan di dalam brankas.

>>> Berita Duka Dunia Seni: Mengenang Yayoi Kusama, Sang Ratu Polkadot yang 5 Karyanya Tembus Ratusan Miliar Rupiah

Dalam keterangannya, ia mengaku mengalami tindakan yang kemudian dilaporkan sebagai dugaan kekerasan seksual.

Sekitar pukul 13.00 WIB, RY meninggalkan rumah dinas. Namun, persoalan kembali berlanjut pada malam hari setelah ia menerima telepon dan diminta datang kembali.

Sekitar pukul 19.30 WIB, RY tiba di rumah dinas dan diarahkan menuju ruang rapat.

Menurut versinya, di lokasi tersebut terjadi dugaan penganiayaan, intimidasi, serta pengikatan tangan menggunakan tali pengikat plastik.

Sekitar pukul 22.15 WIB, RY disebut baru meninggalkan rumah dinas. Ia kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, RY dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis.

>>> Lanud Sjamsudin Noor Jaga Pompa Bantuan Presiden 24 Jam untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Informasi pelaporan juga menyebut adanya kuitansi pengobatan serta foto yang memperlihatkan luka lecet dan lebam.

📰 Update Terbaru