Pemerintah pusat mengucurkan dana APBN sebesar Rp804 juta untuk merevitalisasi SDN Cikayas 1 di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Proyek ini menyasar perbaikan enam ruang kelas yang rusak serta fasilitas perpustakaan.
Kepala SDN Cikayas 1, Maman Munawar, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan target durasi 150 hari kalender.
Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai 50 persen.
Selama masa renovasi, kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa untuk sementara dipindahkan ke gedung madrasah terdekat. Langkah ini diambil demi keselamatan murid dari area konstruksi.
Maman berharap setelah revitalisasi selesai, proses KBM dapat berlangsung lebih optimal. Para siswa dan guru diharapkan merasa nyaman dan aman saat beraktivitas di sekolah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap infrastruktur pendidikan di daerahnya. Pihaknya optimistis kualitas pembelajaran akan meningkat setelah perbaikan tuntas.
Dengan selesainya proyek ini, siswa yang selama ini dialihkan dapat segera kembali ke sekolah. Maman menegaskan bahwa seluruh perbaikan ditargetkan rampung sesuai jadwal.
Progres Revitalisasi dan Harapan ke Depan
Proyek swakelola ini dikerjakan dengan target durasi 150 hari kalender, dan hingga kini progresnya telah mencapai 50 persen.
Perbaikan difokuskan pada enam ruang kelas yang rusak serta fasilitas perpustakaan, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa serta tenaga pengajar.
Maman Munawar optimistis, setelah seluruh perbaikan tuntas, kualitas pembelajaran di SDN Cikayas 1 dapat berlangsung lebih efektif dan optimal.
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur pendidikan di daerahnya.