unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Sebut Akan Mengingat Korea Selatan yang Tak Mau Bantu AS soal Iran
News

Trump Sebut Akan Mengingat Korea Selatan yang Tak Mau Bantu AS soal Iran

Trump Sebut Akan Mengingat Korea Selatan yang Tak Mau Bantu AS soal Iran
Trump Sebut Akan Mengingat Korea Selatan yang Tak Mau Bantu AS soal Iran
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyoroti Korea Selatan karena tidak membantu AS dalam perang melawan Iran.

Kritik itu disampaikan dalam wawancara prime time dengan Fox News yang tayang Minggu (30/8).

>>> Kepala Sekolah di Nepal Selamatkan 900 Siswa dari Banjir Bandang

Trump mengeluh bahwa AS menghabiskan miliaran dolar untuk membantu negara lain, tetapi tidak mendapat dukungan yang cukup sebagai imbalan.

"Kami mendapat sangat sedikit bantuan dari negara lain," katanya.

Trump lalu menunjuk Korea Selatan sebagai contoh.

"Kami membantu mereka, tetapi ketika tiba saatnya membantu kami, saya tidak memaksakan, saya hanya bertanya, 'Apakah kalian mau berpartisipasi?'

dan mereka semua menjawab, 'Tidak, terima kasih,'" ujarnya.

"Dan saya berkata, 'Saya akan mengingat itu untuk diri saya sendiri,'" lanjut Trump. Ia juga menyarankan AS mempertimbangkan kembali pengeluaran untuk membantu negara yang tidak mau membalas budi.

"Ketika mereka tidak mau mendukung Anda, Anda tidak bisa menjadi orang bodoh dan membantu mereka," tegasnya.

Belakangan dalam wawancara, Trump kembali menyinggung Korea Selatan dengan menyoroti kehadiran militer AS di sana.

>>> Lansia Pekalongan Kehilangan Bansos Akibat Data Terindikasi Judi Online

"Kami punya ribuan tentara—seperti di Korea Selatan, misalnya, kami punya 40.000 tentara di sana," katanya.

Trump mengaku pernah meminta Seoul untuk "memberi kami sedikit bantuan dengan Iran". Namun, menurutnya, Seoul menjawab, "Kami lebih memilih tidak."

Trump merespons, "OK, terima kasih banyak. Saya menghargainya."

"Tetapi saya pikir Anda harus mengingat hal-hal ini. Sungguh," tambahnya.

Padahal, sekitar 28.500 tentara AS ditempatkan di Korea Selatan, bukan 40.000 seperti yang disebut Trump.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump berulang kali mengungkapkan frustrasinya terhadap Korea Selatan.

Ia menilai Seoul gagal mendukung upaya Washington melawan Iran, meskipun ada kehadiran militer AS di sekutu lamanya itu.

Sebelumnya pada bulan ini, Trump kembali mengangkat penolakan Korea Selatan untuk membantu Iran saat mengumumkan perintah pengurangan besar-besaran latihan militer gabungan dengan Seoul.

>>> KIP Kuliah 2026 Masih Buka Sampai 31 Oktober, Cek Dulu Desil DTSEN

Namun, ia menyebut kedua hal itu "agak tidak berhubungan".

📰 Update Terbaru