Perusahaan baru di India sedang mengembangkan konsol genggam berbasis Android yang diberi nama Arc X1. Konsol ini dirancang dengan pendekatan terbuka dan baru saja mengumumkan kemitraan dengan Qualcomm.
Arc X1 akan mengintegrasikan solusi komputasi, AI, dan konektivitas nirkabel dari Qualcomm. Namun, detail mengenai chip yang digunakan belum diungkap, apakah memakai Snapdragon seri smartphone atau Snapdragon G.
>>> Review iQOO Z11: Baterai 7.050 mAh Jadi Andalan, Performa Gaming Cukup
Tujuan utama Arc X1 adalah membangun konsol genggam yang sesuai dengan kebutuhan pasar India, bukan sekadar mengadaptasi perangkat keras untuk pasar Barat atau China.
OwlOS dan Fase Pengujian
Perusahaan juga sedang mengembangkan sistem operasi berbasis Android bernama OwlOS.
Sistem ini menawarkan antarmuka yang berfokus pada pengontrol, optimasi performa tingkat sistem, dan akses ke game lintas platform.
Bagi yang tertarik, dapat bergabung dalam daftar tunggu melalui playarc. gg untuk menjadi bagian dari proses pengembangan dan berkesempatan menguji Arc X1 lebih awal.
>>> Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Muncul di Geekbench 7 dengan Chipset Dimensity 9500
Inisiatif pengujian dibagi dalam dua fase, dengan fase kedua dimulai pada 1 Agustus.
Jobin Joseph, Co-Founder Arc, menyatakan bahwa masa depan perangkat keras gaming terletak pada performa efisien, bukan hanya kekuatan mentah.
Untuk pasar seperti India, performa per watt menjadi kunci untuk menghadirkan portabilitas, daya tahan baterai, dan aksesibilitas.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan Qualcomm dalam komputasi hemat daya menjadikannya mitra teknologi yang ideal bagi Arc.
>>> Anbernic RG 55G1 Resmi Meluncur, Handheld Android Pertama dengan Snapdragon
Bersama-sama, mereka membangun generasi baru perangkat keras gaming yang menghadirkan pengalaman imersif bagi lebih banyak pemain di India dan pasar berkembang.