iQOO Z11 hadir dalam tiga varian berbeda di sejumlah pasar, masing-masing dengan pendekatan hardware yang berbeda.
Varian China menggunakan MediaTek Dimensity 8500, sedangkan varian Malaysia memakai Snapdragon 7s Gen 4.
>>> Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Muncul di Geekbench 7 dengan Chipset Dimensity 9500
Varian India mengambil jalur berbeda, dengan desain yang khas dan chipset MediaTek Dimensity 7500 Turbo.
Review ini fokus pada varian India yang memiliki baterai besar, layar AMOLED melengkung, dan desain yang berbeda dari model China dan Malaysia.
Desain Tipis dan Tahan Lama
Varian Aurora Green yang diuji memiliki panel belakang yang tampak hijau, tetapi saat dilihat dari sudut tertentu memunculkan kilau biru halus.
Efek ini membuat tampilan ponsel lebih dinamis tanpa terlihat mencolok.
Modul kamera horizontal memberi identitas tersendiri, dengan elemen yang mengingatkan pada desain Pixel namun tetap terasa berbeda. Modul ini tidak membuat ponsel goyah saat diletakkan di permukaan datar.
Meski memiliki baterai 7.050 mAh, Z11 hanya setebal 7,99 mm dan berat 199 gram.
Lengkung belakang dan tepi yang meruncing membuatnya nyaman digenggam, serta distribusi bobot yang baik mencegah kesan terlalu berat.
Panel belakang plastik memang tidak terasa sepremium beberapa pesaing, tetapi casing bawaan membantu meningkatkan cengkeraman.
Daya tahan menjadi nilai tambah berkat sertifikasi IP68 dan IP69, serta ketahanan kelas militer.
Layar dan Performa
Layar AMOLED melengkung 6,83 inci dengan resolusi 1.5K, refresh rate 144Hz, dan kecerahan hingga 2.000 nits menjadi salah satu keunggulan utama Z11.
Panelnya tajam, vibrant, dan tidak membuat warna terlihat berlebihan.
Refresh rate 144Hz memberikan pengalaman scroll yang sangat mulus, meski tidak semua aplikasi memanfaatkannya secara konsisten. Lengkung layar membuat tampilan lebih imersif, tetapi kadang memicu sentuhan tidak sengaja.