Musim panen durian di kawasan Baduy, Lebak, Banten, membawa berkah ekonomi bagi warga adat. Tingginya kunjungan wisatawan membuat omzet penjualan buah tembus Rp10 juta per hari.
Rumah panggung warga Baduy Luar di sepanjang jalur wisata berubah menjadi lapak buah. Ratusan durian dan manggis dipajang untuk menyambut pembeli.
>>> Stasiun Karet Tutup 1 September 2026, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City
Ayah Saiman (48), warga Baduy Luar, mengaku permintaan pasar sangat tinggi. "Yang penting ada barangnya saja.
Sudah tiga hari ini ramai terus. Omzet bisa sampai Rp10 juta per hari," ujarnya, Senin (31/8/2026).
Pasokan durian berasal dari kebun pribadi, keluarga, hingga petani lain di Baduy Luar. Saiman memperkirakan musim panen di Baduy Luar masih berlangsung dua pekan ke depan.
>>> Telkom Solution Perkuat B2B ICT dan Ekspansi ke Asia Pasifik
Harga Durian dan Manggis di Baduy
Penjualan langsung ke wisatawan memberi nilai ekonomi lebih tinggi daripada lewat tengkulak. Berikut patokan harga buah di kawasan Baduy:
Durian ukuran kecil/sedang Rp100.000 dapat 3 buah, durian sedang/bagus Rp50.000 per buah, durian besar/kualitas super Rp150.000 dapat 2 buah, dan manggis lokal Rp10.000 per kg.
>>> Persib vs Manila Digger: Link Nonton Bola Malam Ini di RCTI+
Meski ramai, kemacetan parah dan keterbatasan lahan parkir menjadi keluhan wisatawan. Sensasi makan durian di permukiman adat tetap menjadi daya tarik utama.
