Artis kelahiran Jerman, Friedrich Kunath, menghadirkan pameran tunggal pertamanya di Seoul bersama Pace Gallery.
Pameran bertajuk "The Nearest Faraway Place" ini berlangsung dari 1 September hingga 24 Oktober di Pace Gallery, Itaewon.
>>> Seoul Plaza Jadi Pusat Kebugaran Usai Kerja, Gratis Setiap Sore
Pameran ini menampilkan lukisan dan gambar baru yang mengeksplorasi tema kerinduan, melankolia, dan pencarian akan rumah.
Ini merupakan pameran keduanya bersama Pace sejak bergabung pada 2025, namun yang pertama di Seoul.
Judul pameran diambil dari lagu instrumental The Beach Boys. Kunath menyebut harmoni vokal grup tersebut sebagai model untuk menyeimbangkan keindahan dengan arus emosi yang lebih gelap.
Judul itu juga merangkum kontradiksi dalam praktiknya: merasa dekat namun tetap tak terjangkau. "Saya pikir ini adalah kondisi batin," kata Kunath dalam wawancara dengan The Korea Times, Sabtu.
"Saat ini, saya merasa sangat jauh dari diri saya sendiri.
Tetapi pada saat yang sama, ketika saya berjalan di galeri dan melihat karya saya, saya merasa agak damai dan seperti di rumah karena mereka ada di sana seperti teman lama," ujarnya.
Kegelisahan yang Menjadi Karya
Lanskap dalam pameran ini menampilkan jalan yang menghilang, cakrawala yang tersembunyi di balik gunung, matahari terbenam yang bersinar, dan sosok-sosok yang sendirian.
Pace menyebut karya-karya ini mengeksplorasi jarak dan relokasi.
Karya-karya tersebut merekam ketegangan antara tempat seseorang berada dan tempat yang mereka bayangkan seharusnya. Kegelisahan ini bukan sekadar motif artistik bagi Kunath.
Ia mengaku sering pindah saat kecil dan berhenti menghitung setelah sekitar 78 kali pindah.
Kebiasaan berpindah menjadi begitu mendarah daging sehingga ia kadang merasa terdorong untuk pindah setelah menetap hanya beberapa tahun.
