Kepolisian Korea Selatan memastikan akan segera melimpahkan berkas kasus dugaan penipuan penawaran saham perdana (IPO) yang menyeret bos HYBE, Bang Si-hyuk, ke kejaksaan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Investigasi Nasional Hong Seok-ki.
>>> Pelunasan Rp3,5 M Jadi Kunci Damai Ruben Onsu dengan Pelapor
Menurut laporan Yonhap pada Senin (31/8), Hong Seok-ki mengatakan bahwa kasus ini direncanakan dilimpahkan ke kejaksaan dalam pekan ini.
Rencana ini muncul setelah penyelidikan yang berlangsung selama 20 bulan.
Bang Si-hyuk dituduh melanggar Undang-Undang Pasar Modal karena diduga memanipulasi investor untuk menjual saham HYBE pada 2019, tepat sebelum perusahaan melantai di bursa efek.
Aksi ini diduga memberikan keuntungan ilegal hampir 200 miliar won atau setara US$145 juta.
Dalam skema tersebut, Bang disebut menerima 30 persen keuntungan dari penjualan saham pasca-IPO.
>>> Luna Maya Buka Suara soal Isu Hamil: Belum, Sabar
Penyidikan kasus ini telah berjalan sejak Desember 2024 dan masuk tahap penyidikan penuh pada Juli tahun lalu, yang sempat diwarnai penggeledahan di kantor pusat HYBE.
Proses penanganan kasus ini memakan waktu lama karena jaksa dua kali menolak permohonan penangkapan yang diajukan polisi dan meminta penyelidikan tambahan.
Namun, kali ini polisi berencana menyerahkan berkas perkara tanpa mengajukan permohonan penahanan.
Di sisi lain, Bang Si-hyuk tetap membantah semua tuduhan.
>>> The Dog Stars: Pembukaan Buruk, Kritik Pedas, dan Rekor Buruk Ridley Scott
Ia menegaskan tidak melakukan penipuan terhadap investor awal dan menyebut penjualan saham dilakukan atas permintaan investor, dengan pembagian keuntungan sebagai syarat yang diajukan investor.
