Struktur tersebut terdiri dari bentuk-bentuk geometris seperti lingkaran, persegi, dan persegi panjang. Salah satu di antaranya dikenal sebagai D.
schaan, jelas Martti Parssinen, pakar arkeologi Amerika Selatan dan Profesor di Universitas Helsinki.
Fungsi dan kegunaan dari struktur ini masih belum diketahui.
Namun, struktur tersebut diyakini sebagai pusat kegiatan keagamaan dari Suku Aquiry, alun-alun kota, serta tempat berkumpul masyarakat untuk acara-acara tertentu.
Sayangnya, tidak ada catatan yang menunjukkan fungsi dari struktur arkeologi tersebut.
Hasil eksplorasi lebih lanjut dengan beberapa metode menyimpulkan sementara lebih dari 200.000 konstruksi semacam ini didirikan di atas tanah seluas 183.000 kilometer persegi di wilayah ini saja.
Parssinen menambahkan, jika ditemukan hasil temuan serupa di wilayah lain di Amazon dan ada kaitannya antara peradaban dan pengaruh terhadap struktur ekologis dan biologis di sana, hal ini perlu diadakan riset kembali.
Hingga saat ini, peneliti masih mencari dan terus meneliti tentang struktur misterius di tengah lebatnya Hutan Amazon.
>>> Xiaomi Bawa Ekosistem Mijia ke Eropa dalam Skala Besar di IFA 2026
Keberadaannya yang misterius di tengah hutan yang lebat menjadi rahasia Hutan Amazon dan menambah kesan sakral tempat tersebut.