unique visitors counter
⌂ Beranda News Bank Jakarta Perluas Pembiayaan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Untung Naik 4 Kali Lipat
News

Bank Jakarta Perluas Pembiayaan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Untung Naik 4 Kali Lipat

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati menerima pembiayaan Bank Jakarta
A A Ukuran Teks16px

"Manfaatnya besar banget bagi pedagang untuk mengembangkan usaha," ujar Ika. Ia menuturkan, usaha sembako yang dijalaninya terus mengalami peningkatan setelah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Bank Jakarta.

>>> Pengabdi Setan 3: Origin Rilis di Bioskop, Ini Bocoran Cerita dan Jadwal Tayangnya

Kemudahan akses modal dinilainya memberi ruang bagi pedagang untuk memperkuat bisnis dan meningkatkan skala usaha. "Sebelumnya saya sudah mendapat pembiayaan Rp500 juta, kemudian terakhir Rp400 juta.

Usaha saya terus meningkat setelah mendapatkan pembiayaan dari Bank Jakarta," tuturnya.

Perluasan Akses Pembiayaan

Penandatanganan Akad Kredit Massal Bank Jakarta bagi 100 orang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati disaksikan langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Pembiayaan menggunakan program kredit usaha rakyat (KUR) dan Non-KUR bagi pelaku UMKM dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.

"Hari ini kita memperluas akses pembiayaan bagi pedagang pasar induk di Kramat Jati ini.

Ini penting sekali, karena pedagang membutuhkan kepastian modal kerja untuk menjaga keberlangsungan usaha," ujar Rano Karno.

Ia pun optimistis dukungan dana permodalan ini akan meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM di Pasar Induk Kramat Jati, sehingga nantinya mereka bisa mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf kesejahteraan.

Rano Karno mengapresiasi kolaborasi Bank Jakarta dengan Perumda Pasar Jaya yang dinilainya konkret mendukung UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Dijelaskannya, dari total lebih 5.000 pelaku usaha di Pasar Induk Kramat Jati, Bank Jakarta telah menyalurkan program pembiayaan bagi 167 pedagang dengan nominal sekitar Rp48 miliar.

Ia berharap kegiatan akad kredit massal ini bakal menarik minat lebih banyak pedagang untuk mengikuti program pembiayaan.

Meski demikian, Rano mengingatkan akses pembiayaan formal juga harus diikuti dengan literasi keuangan.

Upaya ini penting agar pelaku UMKM mampu menerapkan manajemen keuangan yang sehat sehingga usahanya bisa terus berkembang.

>>> Profil Aisyah Thisia Halijam, Istri Gubernur Kalteng yang Kembali Disorot

"Pasti akan ada dialog antara pihak bank dengan pedagang untuk saling membantu manajemen agar usaha lebih berkembang. Mudah-mudahan program ini bisa kita kembangkan di pasar-pasar yang lain," tegasnya.

📰 Update Terbaru