unique visitors counter
⌂ Beranda News TelkomProperty Kelola 3.010 Aset, Buka Peluang Sewa Gedung B2B
News

TelkomProperty Kelola 3.010 Aset, Buka Peluang Sewa Gedung B2B

Gedung Graha Merah Putih milik TelkomProperty
A A Ukuran Teks16px

PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty), pengelola aset PT Telkom Indonesia, terus mendorong strategi peningkatan nilai aset. Langkah ini diambil untuk menaikkan produktivitas dan efisiensi operasional di lingkungan TelkomGroup.

Saat ini, TelkomProperty mengelola 3.010 aset tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sekitar 50 persen dari total aset tersebut telah berhasil dioptimalkan.

Direktur Utama TelkomProperty, Didit Sulistyo, menyatakan perusahaan terbuka menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan pihak luar.

Kerja sama dilakukan melalui mekanisme Business to Business (B2B) yang proporsional dan patuh pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Sebagai salah satu entitas pengelola aset properti di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis kami.

Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenant eksternal lainnya dengan maksimal,” kata Didit.

Gedung Graha Merah Putih Disiapkan untuk Tenant Eksternal dan BGN

Sejalan dengan upaya optimalisasi tersebut, PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty, membuka ruang bagi mitra eksternal yang ingin menyewa area komersial di Gedung Graha Merah Putih (GMP).

Direktur Utama TLT, Suratman, mengatakan peningkatan produktivitas properti dilakukan untuk memenuhi kebutuhan internal TelkomGroup sekaligus merangkul penyewa dari sektor luar.

Salah satu rencana pemanfaatan ruang di GMP yang sedang berjalan adalah penjajakan sewa oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Proses tersebut masih dalam tahap negosiasi dan koordinasi intensif antarpihak.

Manajemen TLT memastikan seluruh tahapan negosiasi dilakukan secara terukur. Mereka juga menjamin kepastian operasional serta kenyamanan para tenant yang telah beraktivitas di dalam gedung tersebut.

“Rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kami berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang berada di gedung tersebut. Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur,” ujarnya.

📰 Update Terbaru