unique visitors counter
⌂ Beranda News Semeru Meletus, Badan Geologi Keluarkan Imbauan Radius 5 Km
News

Semeru Meletus, Badan Geologi Keluarkan Imbauan Radius 5 Km

Gunung Semeru erupsi dengan kolom abu vulkanik
A A Ukuran Teks16px

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (6/9) pagi.

Erupsi terjadi pukul 07.51 WIB dengan kolom abu vulkanik teramati setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Aktivitas itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter. Menurut laporan Badan Geologi, erupsi berlangsung selama 102 detik.

Kolom abu yang muncul menjadi pengingat bahwa aktivitas Gunung Semeru masih perlu dipantau. Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan rawan bencana diminta waspada.

Badan Geologi juga mengingatkan agar tidak hanya memperhatikan aktivitas di sekitar kawah.

Sejumlah jalur sungai yang berhulu di puncak Semeru juga berpotensi bahaya, terutama saat terjadi guguran material vulkanik yang terbawa aliran air.

Area yang Perlu Dihindari

Dalam rekomendasinya, Badan Geologi meminta masyarakat dan wisatawan mematuhi batas aman yang ditetapkan. Beberapa kawasan memiliki risiko berbeda, mulai dari lontaran batu pijar hingga awan panas dan lahar.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar batas tersebut, aktivitas juga sebaiknya dihindari dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Kawasan ini berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.

Badan Geologi meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru.

Area tersebut masih memiliki risiko lontaran batu pijar yang dapat membahayakan keselamatan.

Waspadai aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Material vulkanik yang terbawa aliran air dapat menjadi lahar dingin yang mengancam keselamatan.

📰 Update Terbaru