unique visitors counter
⌂ Beranda News Erupsi Anak Krakatau: Enam Bandara Ditutup Sementara Hari Ini
News

Erupsi Anak Krakatau: Enam Bandara Ditutup Sementara Hari Ini

Bandara yang ditutup akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026, mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah. Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin memaksa beberapa bandara menghentikan sementara aktivitas penerbangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penutupan dilakukan sebagai langkah menjaga keselamatan.

Informasi ini diperbarui berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 09.30 WIB.

Dalam konferensi pers daring, Dudy menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Pemantauan dilakukan bersama instansi yang menangani kondisi cuaca, ruang udara, dan keselamatan penerbangan.

Maskapai penerbangan juga diminta untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap operasional. Mereka harus memastikan penerbangan hanya dilakukan jika kondisi benar-benar laik.

"Tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi tidak memungkinkan atau belum memungkinkan," tegas Dudy.

Enam Bandara Terdampak

Pada pagi hari, lima bandara terlebih dahulu ditutup sementara. Namun, informasi terbaru menyebutkan total enam bandara yang terdampak erupsi.

Penutupan ini dilakukan untuk menghindari risiko keselamatan penerbangan akibat abu vulkanik. Langkah ini merupakan prosedur standar saat terjadi erupsi gunung berapi.

Kemenhub memastikan akan terus memantau perkembangan situasi. Koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait terus dilakukan untuk memutuskan langkah selanjutnya.

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari maskapai dan otoritas bandara. Perubahan jadwal penerbangan dapat terjadi sewaktu-waktu.

📰 Update Terbaru