Menjelang peluncuran seri X500, Vivo X500 Pro Max muncul di Geekbench dengan skor impresif. Perangkat dengan nomor model V2602DA ini tercatat membawa chipset Dimensity 9600 series.
Hasil pengujian menunjukkan skor single-core menembus angka 4.000, sementara multi-core mencapai lebih dari 13.000.
Chipset tersebut memiliki konfigurasi tiga inti 3.10GHz, tiga inti 4.35GHz, dan dua inti 4.55GHz.
Vivo X500 Pro Max versi China dan global sama-sama ditenagai Dimensity 9600. Sebelumnya, perangkat dengan model V2602DA juga telah muncul di sertifikasi 3C dengan dukungan charger 90W.
Selain itu, beredar spekulasi bahwa ponsel ini akan mendukung pengisian daya nirkabel 40W. Vivo sendiri dijadwalkan mengumumkan OriginOS 7 pada 16 September di China.
Beberapa hari setelahnya, seri X500 diperkirakan akan diperkenalkan untuk pasar domestik. Sebelumnya, tiga perangkat seri X500 dengan nomor model V2602A/DA, V2608A/DA, dan V2609A/BA telah muncul.
Vivo X500 Pro Max dikonfirmasi memiliki layar BOE Q11 2K 6,85 inci yang mungkin mendukung refresh rate 144Hz.
Kamera depannya diperkirakan 50 megapiksel dengan dukungan autofokus.
Di bagian belakang, terdapat kamera utama Sony LYT-838 50 megapiksel dengan sensor 1/1,28 inci dan teknologi LOFIC.
Ada juga kamera ultrawide Sony IMX8-series 50 megapiksel serta kamera periskop 200 megapiksel dengan sensor 1/1,4 inci dan panjang fokus 85mm.
Fitur lain yang dirumorkan mencakup sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, speaker ganda, dan ketahanan IP68/69.
Ponsel ini diharapkan berjalan pada OriginOS 7 berbasis Android 17.