unique visitors counter
⌂ Beranda News Erupsi Anak Krakatau: Pandeglang Dilanda Hujan Abu, Warga Diminta Pakai Masker
News

Erupsi Anak Krakatau: Pandeglang Dilanda Hujan Abu, Warga Diminta Pakai Masker

Erupsi Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik
A A Ukuran Teks16px

Erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu, 4-5 September 2026, menyebabkan hujan abu vulkanik di Kabupaten Pandeglang dan sejumlah daerah lain di Banten.

Tim Badan Penyelamat Wisata Bahari (Balawista) Nasional melaporkan abu halus menghujani wilayah Pandeglang, Kota Cilegon, hingga Kabupaten Serang.

Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas udara secara drastis dan mengganggu jarak pandang kendaraan di jalan raya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menginstruksikan warga untuk memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau sudah masuk ke wilayah Pandeglang.

Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengenakan masker saat keluar rumah demi menjaga kesehatan," kata Riza, Minggu, 6 September 2026.

Selain abu, BPBD Pandeglang mengonfirmasi adanya laporan getaran skala kecil yang menyebabkan satu unit rumah warga di Kecamatan Cisata rusak ringan.

"Ada laporan dari wilayah Kecamatan Cisata, ada satu rumah rusak akibat getaran erupsi GAK. Namun tidak terlalu parah, skalanya rusak ringan," ujarnya.

Riza mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang pesisir pantai Pandeglang, agar tidak panik dan tidak terpengaruh isu liar.

Pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan sebaran abu bersama PVMBG, serta meminta warga hanya merujuk pada informasi resmi pemerintah.

"Masyarakat terutama yang berada di wilayah pesisir agar tetap tenang dan waspada dan selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG," ucapnya.

📰 Update Terbaru