UGREEN meluncurkan lini produk MagFlow di ajang IFA 2026 yang berlangsung di Berlin, Jerman.
Produk anyar ini terdiri dari tiga pengisi daya magnetik Qi2 25W yang dirancang untuk mengatasi panas berlebih saat pengisian nirkabel berdaya tinggi.
Diumumkan pada 4 September dengan tema 'Smarter Living Starts Here', jajaran MagFlow mencakup power bank magnetik berpendingin cairan, dudukan pengisi daya 3-in-1 dengan pendingin aktif, dan pengisi daya 2-in-1 lipat yang ringkas.
Produk-produk ini ditujukan bagi pengguna ekosistem Apple, Samsung, dan Google Pixel.
UGREEN tidak hanya berfokus pada kecepatan pengisian, tetapi juga menempatkan manajemen termal, kesehatan baterai, keamanan, dan keandalan jangka panjang sebagai prioritas utama dalam teknologi pengisian terbarunya.
Mengapa Manajemen Panas Penting untuk Pengisian Qi2 25W
Pengisian Qi2 25W memberikan daya yang jauh lebih besar dibandingkan solusi nirkabel 15W yang lebih lama.
Namun, daya yang lebih tinggi juga dapat menghasilkan panas berlebih di antara pengisi daya dan ponsel cerdas.
Penumpukan panas ini dapat menyebabkan pembatasan termal, mengurangi kecepatan pengisian, dan membatasi kemampuan perangkat untuk mempertahankan kinerja puncak.
Seiring waktu, panas yang berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan baterai.
Seri MagFlow mengatasi tantangan ini melalui kombinasi pendinginan aktif, struktur pembuangan panas, dan manajemen suhu cerdas.
Setiap produk menggunakan pendekatan berbeda sesuai dengan penggunaannya, mulai dari pendinginan cair pada power bank portabel hingga pendinginan termoelektrik pada pengisi daya desktop.
UGREEN MagFlow Pro Magnetic Power Bank 10000mAh 25W
Produk unggulannya adalah UGREEN MagFlow Pro Magnetic Power Bank, yang diklaim sebagai power bank magnetik Qi2 25W pertama di dunia dengan sistem pendingin cair mikro-pompa.
