Katon Bagaskara akhirnya bisa melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia. Vokalis KLa Project itu sebelumnya mengaku terdampar di Bandara Internasional Cointrin Jenewa, Swiss.
Setelah meminta tolong melalui media sosial pada Senin (7/9), Katon mengabarkan bahwa dirinya bersiap terbang ke Denpasar, Bali.
Dari sana, ia akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
"Puji Tuhan, udah masuk di Gate Bandara Jenewa Swiss untuk take off ke DPS.
Untuk menunggu CGK bisa dibuka flight lagi," tulis Katon dalam unggahan pada Selasa (8/9).
Sebelumnya, Katon sempat mengungkapkan bahwa ia telah dihubungi oleh KBRI Bern. Bantuan tersebut membantunya mendapatkan tiket pesawat menuju Denpasar.
"Dan Etihad besok suruh nunggu di DPS transit 7 jam untuk akhirnya semoga bs pulang ke CGK kalau abu sudah berlalu," kata Katon dalam unggahan dini hari.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan dari KBRI Bern Swiss. Katon mengaku didampingi sejak pagi di bandara Jenewa.
Dalam video yang diunggahnya, Katon menyebut Etihad memberikan kabar bahwa pesawatnya telah dikonfirmasi. Datanya juga sudah sinkron antara situs dan meja check-in.
Pada saat itu, ia mengetahui akan terbang menuju Denpasar melalui Abu Dhabi dan Jenewa. Katon juga sempat berada di Wisma KBRI Bern untuk dibantu staf setempat.
Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng telah dibuka kembali pada Selasa (8/9) pukul 01.30 WIB. Sejumlah penerbangan menuju Cengkareng dari bandara lain juga sudah dibuka.
Katon Bagaskara berada di Swiss sejak akhir Agustus 2026. Ia datang untuk tampil dalam pertunjukan di Musikschule Konservatorium di Bern pada 30 Agustus 2026.
Selama di Swiss, Katon juga sempat membagikan kegiatannya di media sosial. Ia terlihat bertemu dengan rekan-rekannya di sejumlah kota di Swiss.
Sebelum berangkat ke Swiss, Katon bersama KLa Project tampil di Prambanan Jazz 2026. Acara tersebut sukses digelar pada awal Juli 2026.
