unique visitors counter
⌂ Beranda News Pos Antemortem Polda Banten untuk Dukung Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
News

Pos Antemortem Polda Banten untuk Dukung Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

Petugas Polda Banten menyiapkan pos antemortem
A A Ukuran Teks16px

Polda Banten menyiapkan pos antemortem sebagai langkah kesiapsiagaan dalam pencarian rombongan media yang belum dapat dihubungi setelah berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Pandeglang, Banten.

Pos antemortem tersebut disiapkan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Hengki menyatakan, posko antemortem disiapkan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan.

Pos antemortem merupakan tempat pengumpulan data fisik dan non-fisik seseorang saat masih hidup, yang berguna untuk membantu identifikasi jenazah.

Data yang dicatat meliputi foto, tanda lahir, pakaian terakhir, rekam medis, gigi, sidik jari, hingga sampel DNA pembanding.

Imbauan PVMBG soal Radius Aman

Hengki juga mengingatkan masyarakat dan pengguna transportasi laut untuk mematuhi imbauan PVMBG agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer.

Imbauan tersebut penting sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan selama aktivitas vulkanik masih berlangsung.

Dari Vulkanologi sudah mengimbau sejak meningkatnya erupsi ini, tidak boleh mendekati dalam radius tiga kilometer. Jadi harus lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau, tuturnya.

Informasi mengenai rombongan media yang hilang kontak diterima Polda Banten pada Selasa, 8 September 2026.

Rombongan tersebut diketahui berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.

📰 Update Terbaru