Sebuah kapal kargo yang sedang bersandar untuk perbaikan di Pelabuhan Qingdao, China, terbakar pada Kamis (10/9).
Insiden ini menewaskan sedikitnya 20 orang dan meninggalkan lima orang lainnya hilang, menurut laporan media pemerintah China.
Kapal tersebut sedang diperbaiki di Beihai Shipbuilding Co. di Pelabuhan Qingdao, sebuah pusat pelayaran utama di pantai timur laut China.
Foto yang dirilis kantor berita Xinhua mengidentifikasi kapal itu sebagai Ocean Melody, yang berbendera Liberia menurut situs pelacakan VesselFinder.
Sebanyak 42 orang berada di atas kapal.
Dari jumlah itu, 12 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara lima orang mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.
Lima korban luka tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil.
Kebakaran dimulai sekitar pukul 11.00 waktu setempat dan berhasil dipadamkan pada pukul 14.30.
Video yang beredar di dunia maya memperlihatkan para pekerja di atas kapal berupaya memadamkan api.
Presiden China Xi Jinping mengeluarkan instruksi penting untuk segera melakukan penyelamatan terhadap orang-orang yang hilang di kapal, menurut Xinhua.
Perdana Menteri Li Qiang juga menyerukan agar orang-orang yang terjebak dapat diselamatkan.
Xi juga meminta agar langkah-langkah pencegahan diterapkan secara menyeluruh dan menegaskan pentingnya mencegah kecelakaan besar yang fatal.
Beihai Shipbuilding merupakan bagian dari China State Shipbuilding Corporation yang dikendalikan negara, pembuat kapal terbesar di dunia.
Bisnis utamanya meliputi pembuatan dan perbaikan kapal, menurut situs web Beihai Shipbuilding.
