unique visitors counter
⌂ Beranda News Dugaan Perundungan Mahasiswa FK UB: Pelaku Masih Misterius
News

Dugaan Perundungan Mahasiswa FK UB: Pelaku Masih Misterius

Ilustrasi gedung kampus Universitas Brawijaya Malang terkait dugaan perundungan mahasiswa FK UB
A A Ukuran Teks16px

Dugaan perundungan terhadap seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) menjadi sorotan publik.

Sorotan itu muncul setelah mahasiswa berinisial RR (19) dilaporkan jatuh dari lantai enam sebuah gedung di lingkungan kampus.

Insiden tersebut terjadi di lingkungan Universitas Brawijaya, Malang, dan sempat memicu kepanikan warga kampus.

Korban diketahui merupakan mahasiswa semester 3 angkatan 2025 dari Jurusan S1 Fakultas Kedokteran UB.

Kronologi Insiden Berdasarkan Rekaman CCTV

Rekaman CCTV menunjukkan korban memasuki gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.

Setelah itu, korban bergerak menuju lantai enam dan mendekati area jendela.

Sekitar pukul 08.50 WIB, peristiwa jatuhnya korban dari gedung membuat situasi di lingkungan kampus menjadi panik.

Korban masih selamat setelah kejadian tersebut.

RR kemudian mendapatkan perawatan intensif di RS dr Saiful Anwar (RSSA) karena mengalami luka pada bagian kaki.

Di tengah proses penanganan korban, muncul dugaan bahwa insiden tersebut berkaitan dengan persoalan perundungan atau bullying.

Pertanyaan mengenai sosok pelaku dugaan perundungan mahasiswa FK UB pun ikut mencuat.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyebut identitas pelaku dugaan perundungan tersebut.

Kasus ini masih dalam proses pendalaman pihak berwenang.

Proses Pendalaman Kasus

Dugaan perundungan yang mencuat di tengah proses penanganan korban masih menjadi pertanyaan besar, termasuk apakah bullying tersebut memiliki kaitan langsung dengan insiden yang dialami RR.

Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas pelaku, sehingga sosoknya masih misterius hingga kini.

Sejumlah fakta dan perkembangan kasus terus didalami, sementara korban masih menjalani perawatan intensif di RS dr Saiful Anwar (RSSA) akibat luka pada bagian kaki.

📰 Update Terbaru