Desain dua bagian yang dipakai tetap konsisten dengan bocoran sebelumnya, yakni satu sisi untuk speaker dan sisi lain yang bersandar di belakang telinga.
Loop silikon yang menghubungkan kedua sisi itu menjadi elemen penting karena menjaga bentuk clip-on tetap ringan dipakai.
Konektor pogo-pin yang terlihat di render juga menegaskan bahwa pengisian daya dilakukan saat earbuds diletakkan di dalam case.
Soal warna, render menampilkan versi hitam, tetapi laporan yang sama turut mengonfirmasi kehadiran varian putih. Ini memberi gambaran bahwa Samsung menyiapkan setidaknya dua pilihan warna untuk pasar.
Fitur kontrol volume otomatis menjadi salah satu nilai jual yang disorot. Sistem ini menyesuaikan level suara berdasarkan kondisi sekitar, sehingga pengguna tidak perlu mengatur volume secara manual.
Ada pula volume boost yang berfungsi meningkatkan level suara saat dibutuhkan. Kombinasi keduanya menunjukkan Samsung ingin menghadirkan pengalaman mendengarkan yang adaptif pada earbuds open-ear.
Kontrol gestur juga menjadi bagian dari fitur yang bocor.
Anggukan kepala disebut sebagai salah satu gestur, bersama aksi cepat untuk memulai perekaman suara dan mengakses Galaxy AI.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi soal tanggal peluncuran Galaxy Buds On. Rumor sebelumnya menyebut perangkat ini akan hadir bersama Galaxy S26 FE, tetapi spekulasi itu tidak terbukti.
Ekspektasi kini bergeser ke kuartal keempat 2026 sebagai perkiraan waktu peluncuran. Meski begitu, semuanya masih bersifat rumor sampai Samsung memberikan konfirmasi resmi.