unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK LG Bantah Klaim TV Pintarnya Sadap Suara dan Kirim Data Saat Offline
IPTEK

LG Bantah Klaim TV Pintarnya Sadap Suara dan Kirim Data Saat Offline

Ilustrasi TV pintar di ruang keluarga yang dikaitkan dengan isu privasi data
LG Bantah Klaim TV Pintarnya Sadap Suara dan Kirim Data Saat Offline
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

LG akhirnya angkat bicara menanggapi tuduhan serius soal privasi pada TV pintarnya. Bantahan ini muncul setelah sebuah investigasi panjang dari kanal YouTube Gamers Nexus bersama sejumlah peneliti keamanan.

Investigasi tersebut mengklaim TV pintar LG tetap mencatat dan mengunggah data meski perangkat dalam kondisi offline atau standby.

Peneliti juga menyebut perangkat memindai jaringan Wi-Fi lokal, menangkap audio, dan mengidentifikasi perangkat lain di rumah.

Menurut para peneliti, mikrofon bawaan TV masih bisa merekam suara sekitar saat perangkat tampak mati. Audio itu disebut disimpan secara lokal dan berpotensi dikirim kemudian.

Klaim tersebut didukung tangkapan paket data dan analisis firmware. Peneliti turut menyoroti teknologi Automatic Content Recognition (ACR) yang dipakai untuk mengenali konten di layar.

Penjelasan LG soal Pemrosesan Suara

LG membantah klaim utama tersebut dalam pernyataannya kepada Tom's Hardware. Perusahaan menegaskan TV-nya hanya memproses data suara pada dua situasi khusus.

Situasi pertama adalah saat pengguna menekan dan menahan tombol suara di remote. Situasi kedua adalah ketika fitur pengenalan suara jarak jauh aktif dan mendengar kata pemicu "Hi LG".

Di luar dua kondisi itu, LG menyatakan TV-nya tidak mengumpulkan atau merekam percakapan sekitar.

Audio yang dipakai hanya untuk mendeteksi kata pemicu tetap berada di perangkat dan dihapus bila tidak ada kecocokan.

LG menegaskan tidak ada data suara yang dikirim ke server mereka. Namun, perusahaan mengakui TV pintarnya memang dapat memindai perangkat lain di jaringan lokal yang sama.

LG menyebut kemampuan itu sebagai fitur normal yang juga dipakai banyak TV pintar dan produk rumah terhubung. Fungsinya untuk menangani koneksi perangkat dan berbagi konten.

Soal ACR, LG menyatakan fitur itu bersifat opsional dan memerlukan persetujuan pengguna. Data ACR tidak dipakai untuk iklan kecuali pengguna secara khusus mengizinkannya.

LG menekankan pengguna tetap memegang kendali atas pengaturan privasi. Perusahaan juga menyatakan terus memantau dan memperbarui aspek keamanan perangkatnya.

LG tidak menanggapi setiap klaim sekunder dalam video tersebut. Pernyataan mereka terfokus pada kekhawatiran privasi terbesar, yakni dugaan penyadapan berkelanjutan.

📰 Update Terbaru