unique visitors counter
⌂ Beranda News Arab Saudi Tutup Pipa Minyak East-West Usai Serangan Udara
News

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak East-West Usai Serangan Udara

Pipa minyak Arab Saudi diserang
Arab Saudi Tutup Pipa Minyak East-West Usai Serangan Udara
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Arab Saudi menutup sementara pipa minyak East-West setelah pipa vital tersebut diserang dari udara, memperlebar konflik Timur Tengah yang berpotensi mendorong harga energi semakin tinggi.

Pipa sepanjang 1.200 kilometer yang melintasi Semenanjung Arab itu sebelumnya membantu Arab Saudi menghindari kemacetan pelayaran di Selat Hormuz.

Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan pipa ditutup sebagai tindakan pencegahan.

Pipa tersebut mengalirkan 4 juta hingga 5 juta barel per hari dalam beberapa bulan terakhir, setara 4% hingga 5% pasokan global, menurut perusahaan pelacak kapal dan analis.

Belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Citra satelit menunjukkan asap hitam membubung dari area pipa di selatan Madinah.

Serangan menyebabkan sejumlah cedera dan kerusakan yang masih dalam penilaian, kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi tanpa merinci dampaknya terhadap ekspor.

Serangan itu terjadi saat pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman memperketat cengkeraman di Laut Merah.

Kombinasi gangguan di Laut Merah dan Selat Hormuz menekan energi di kedua sisi Semenanjung Arab dan mengirim harga minyak global kembali di atas $100 per barel.

Empat sumber pemerintah Yaman mengatakan kepada Reuters bahwa Houthi merebut pulau strategis Perim pada Jumat di mulut Laut Merah, di selat Bab el-Mandeb.

Serangan ganda yang dilaporkan pada Jumat—terhadap pipa dan Pulau Perim—dapat menjadi eskalasi berbahaya saat upaya diplomatik mengakhiri perang menemui jalan buntu.

Dalam unggahan di X pada Sabtu, Ebrahim Azizi, kepala komite keamanan nasional parlemen Iran, mengatakan: "Selama pihak Amerika tidak menerima semua kondisi Iran, dialog dan negosiasi tidak ada gunanya."

📰 Update Terbaru