unique visitors counter
⌂ Beranda News Review & Analisis Xiaomi 18 Fold: Monster Ponsel Lipat 200MP dengan Chipset XRing O3, Layak Jadi Daily Driver?
News

Review & Analisis Xiaomi 18 Fold: Monster Ponsel Lipat 200MP dengan Chipset XRing O3, Layak Jadi Daily Driver?

Review & Analisis Xiaomi 18 Fold: Monster Ponsel Lipat 200MP dengan Chipset XRing O3, Layak Jadi Daily Driver?
Redmi K100 Dikabarkan Bawa Baterai 10.000 mAh dan Sensor Sidik Jari Ultrasonik
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Namun, sejarah mengajarkan kita untuk berhati-hati. Chipset generasi pertama seringkali memiliki isu manajemen panas (thermal throttling). Mengingat perangkat ini mampu merekam video 8K 24fps dan 4K Dolby Vision 60fps, sistem pendingin di dalam bodi yang padat akan diuji habis-habisan. Apakah XRing O3 mampu tetap "dingin" saat diajak kerja berat? Ini menjadi PR besar yang harus dibuktikan dalam uji jangka panjang.

Baterai Silikon-Karbon: Mengakhiri Era 6.000 mAh yang Mustahil

Jika Anda sering cemas kehabisan baterai pada ponsel lipat generasi lama, Xiaomi 18 Fold adalah jawabannya. Teknologi baterai silikon-karbon memungkinkan kapasitas 6.000 mAh masuk ke dalam bodi yang relatif tipis.

Sebagai perbandingan, pesaing utamanya, Samsung Galaxy Z Fold8, hanya membawa baterai di kisaran 4.800 mAh. Dengan kapasitas ini, Xiaomi menjanjikan daya tahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan berat seperti gaming, rendering video, dan tethering. Dukungan pengisian daya 67W (wired) dan 50W (wireless) memastikan Anda tidak terikat lama pada colokan listrik.

Sisi Gelap Fisika: Bobot, Ketebalan, dan Dukungan Software

Di atas kertas, Xiaomi 18 Fold adalah monster spesifikasi. Namun di dunia nyata, hukum fisika tetap berlaku dan menuntut kompromi.

  • Bobot 219 Gram: Ini tergolong berat untuk ukuran ponsel. Jika Anda terbiasa dengan ponsel tipis di bawah 180 gram, pergelangan tangan Anda akan merasakan kelelahan jika sering menggunakannya dengan satu tangan dalam waktu lama.
  • Ketebalan 10,68 mm: Saat dilipat, ponsel ini terasa tebal, menyerupai dua ponsel biasa yang ditumpuk.
  • Dukungan Software: Xiaomi menjanjikan 4-5 tahun pembaruan OS. Angka ini bagus, namun masih kalah dibandingkan Samsung yang kini menawarkan hingga 7 tahun. Bagi pembeli di kelas harga Rp30 jutaan, nilai jual kembali (resale value) dan umur pakai jangka panjang adalah faktor krusial.
📰 Update Terbaru