Nasib di Indonesia: Resmi atau Hanya Jalur BM?
Hingga berita ini diturunkan pada September 2026, belum ada konfirmasi resmi mengenai kedatangan Xiaomi 18 Fold ke Indonesia melalui jalur resmi (seperti iBox atau Erajaya).
Jika Anda berniat membelinya melalui jalur impor (Black Market/Handcarry), Anda harus mempertimbangkan risiko fatal:
- Garansi Hangus: Kerusakan layar lipat (flexible screen) atau engsel adalah momok terbesar. Biaya penggantian layar lipat bisa mencapai 40-50% dari harga perangkat. Tanpa garansi resmi, risiko finansial ini sangat tinggi.
- Sinyal & IMEI: Risiko blokir IMEI oleh Kemenperin selalu mengintai perangkat impor yang tidak terdaftar bea cukai secara resmi.
- Fitur Lokal: Absennya optimasi jaringan lokal atau fitur NFC perbankan tertentu yang mungkin tidak seoptimal pada unit resmi.
Head-to-Head: Xiaomi 18 Fold vs Samsung Galaxy Z Fold8
|
Fitur
|
Xiaomi 18 Fold
|
Samsung Galaxy Z Fold8 (Estimasi)
|
|---|---|---|
|
Layar Dalam
|
7.58" (Rasio A4 / √2:1)
|
7.6" (Rasio Kotak)
|
|
Kamera Utama
|
200 MP (Optik Leica)
|
50 MP / 200 MP (Tergantung Varian)
|
|
Baterai
|
6.000 mAh (Si-C)
|
~4.800 mAh
|
|
Chipset
|
XRing O3 (3nm In-house)
|
Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy
|
|
Software Support
|
4-5 Tahun
|
7 Tahun
|
|
Ketahanan
|
IP68 (Debu & Air)
|
IPX8 (Air) + Armor Aluminum
|
Verdict:
- Pilih Xiaomi 18 Fold jika Anda adalah content creator, fotografer mobile, atau eksekutif yang membutuhkan layar rasio dokumen dan baterai "tahan badak".
- Pilih Samsung Galaxy Z Fold8 jika Anda mengutamakan ketenangan pikiran (garansi panjang, servis mudah), ekosistem yang matang, dan desain yang lebih ringan/ergonomis.
Estimasi Harga Xiaomi 18 Fold
Berdasarkan harga rilis di pasar Tiongkok, berikut adalah konversi estimasi ke Rupiah (belum termasuk pajak masuk dan margin distributor resmi jika masuk Indonesia):