Setelah beberapa hari mencermati iPhone terbaru Apple, GSMArena membagikan hot take awal mereka.
Dua hal sudah jelas: Apple akan tetap menjual setiap iPhone yang diproduksi, dan hampir pasti kesulitan menjaga stok iPhone Duo.
Berikut poin-poin utama dari hot take tersebut.
iPhone Duo: datang terlambat, tapi lebih matang
Apple disebut aktif mengerjakan perangkat lipat pertamanya setidaknya sejak 2019.
Tim Cook dikabarkan kembali dari perjalanan ke China dengan semangat soal foldable.
Peluncuran sempat diprediksi 2023, lalu 2024, lalu hampir pasti 2025, namun akhirnya terjadi pada 2026.
Apple datang terlambat ke produk signifikan, tetapi membuatnya lebih halus dari yang lain.
iPhone Duo tampak sebagai perangkat jadi, dengan layar dalam nyaris tanpa lipatan dan build quality solid.
Ini salah satu dari sedikit ponsel lipat yang tahan debu.
Layar dalamnya punya lapisan anti-reflektif, mirip Honor Magic V6 dan Galaxy Z Fold8.
Biasanya fitur hardware seperti itu muncul di generasi keenam, bukan pertama.
Kehalusan paling terasa di software iPhone Duo.
Animasi transisi saat membuka dan menutup Duo disebut cukup membuat orang membeli ponsel ini.
Dock rata kiri juga penyesuaian usability unik yang bisa membuatnya lebih nyaman dari foldable lain.
Apple juga menyatakan dukungan Apple Pencil sedang dalam perjalanan.
Namun Duo masih punya banyak kekurangan.
iPhone Duo dibuat untuk pengguna tangan kanan.
Kesan hands-on awal menyebut dock belum bisa dipindah ke kiri.
Apple menempatkan tombol volume di bagian atas Duo.
Belum jelas apakah itu langkah berhasil atau dealbreaker.
Kamera utama Duo seharga $2.000 tampak sama dengan iPhone 17e seharga $700.
