Gelombang dukungan mengalir untuk Macklemore setelah ia dikeluarkan dari rangkaian Loop Tour Ed Sheeran.
Pencoretan itu terjadi karena Macklemore menyuarakan pembelaan terhadap Palestina di atas panggung.
Dukungan datang dari musisi hingga figur publik, termasuk Garbage, MUNA, Kehlani, Greta Thunberg, dan Ms. Rachel.
Kecaman dan Dukungan dari Sesama Musisi
Grup rock Garbage mengecam keputusan tersebut dan menilai langkah itu tidak adil.
Mereka menegaskan bahwa membela hak-hak kemanusiaan warga Palestina bukan bentuk antisemitism.
"Ini kegilaan. Benar-benar kegilaan," tulis Garbage seperti diberitakan Billboard pada Senin (14/9).
"Keputusan itu sangat tidak adil."
Grup musik MUNA menilai upaya membungkam kebebasan berpendapat atas isu kejahatan kemanusiaan adalah langkah yang memprihatinkan.
"Siapa pun yang terlibat dalam upaya membungkam kebebasan berpendapat mengenai genosida sungguh sangat menyedihkan," tulis MUNA.
"Solidaritas untuk @macklemore."
Penyanyi R&B Kehlani mengutarakan rasa bangga atas keberanian Macklemore dan menyatakan akan selalu berada di belakangnya.
"BANYAK tempat atau pemilik usaha yang bersatu dengan cara seperti ini," komentar Kehlani.
"Merasa terhormat mengenalmu. Aku sangat mengagumimu.
Aku mendukungmu sepenuhnya!!!!"
Seruan Aktivis dan Kritik terhadap Ed Sheeran
Aktivis lingkungan Greta Thunberg turut menyuarakan dukungan terhadap Macklemore.
"Solidaritas penuh dan Palestina merdeka. Sikap diam yang nyata dari para seniman dalam menghadapi ketidakadilan dan genosida tidak akan dilupakan," tulis Greta.
Kreator konten edukasi anak, Ms. Rachel, melayangkan kritik terbuka dengan menyayangkan sikap bungkam industri hiburan terhadap tewasnya puluhan ribu anak-anak di Gaza.
"Ed Sheeran memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa kita tidak akan tunduk pada tekanan untuk menghukum orang-orang yang mendukung Palestina," tulis Ms. Rachel.
