iPhone 18 Pro dan Google Pixel 11 Pro menawarkan pendekatan berbeda di segmen flagship premium. Apple mengandalkan chip A20 Pro, kemampuan video profesional, dan layar yang disempurnakan.
Sementara Google menonjolkan fotografi komputasional, kamera selfie resolusi tinggi, dan dukungan Android jangka panjang.
Keduanya menyasar audiens yang sama, sehingga pilihan bergantung pada performa, kamera, baterai, dan nilai keseluruhan.
Desain dan Layar
iPhone 18 Pro memadukan Ceramic Shield 2 di depan, rangka aluminium, dan konstruksi belakang Ceramic Shield.
Perlindungan IP68-nya tahan rendam hingga 6 meter, plus Face ID untuk autentikasi biometrik.
Pixel 11 Pro menggunakan Gorilla Glass Victus 2 di kedua sisi dengan rangka aluminium dan IP68 tahan rendam hingga 1,5 meter.
Pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar menambah fleksibilitas yang tidak dimiliki iPhone.
Keduanya mengusung panel LTPO OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz, dukungan HDR, dan teknologi refresh adaptif.
iPhone mencapai kecerahan puncak 3.000 nits dan menambahkan Dolby Vision, sedangkan Ceramic Shield 2 serta lapisan anti-reflektif memperkuat kegunaan di luar ruangan.
Pixel 11 Pro membalas dengan resolusi lebih tajam 1280 x 2856, kerapatan 497ppi, dan kecerahan puncak hingga 3.600 nits.
Rating HBM 2.400 nits juga lebih tinggi dari 1.600 nits milik iPhone.
Secara spesifikasi murni, panel Google unggul, meski layar Apple tetap sangat halus. iPhone menawarkan paket keseluruhan yang lebih seimbang, sementara Pixel menang pada angka kecerahan dan ketajaman.
Performa, Baterai, dan Kamera
iPhone 18 Pro ditenagai Apple A20 Pro dengan proses 2nm, dipadukan RAM 12GB dan penyimpanan NVMe.
