Seorang sopir truk pengangkut ayam berinisial IY (26) tewas tertabrak kereta api di perlintasan Bogeg, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Kamis, 17 September 2026.
Korban tengah beristirahat dan memarkirkan kendaraannya di sebuah warung makan dekat perlintasan sebelum kejadian berlangsung.
Bermaksud ke Toilet Seberang Rel
Kapolsek Cipocok Jaya, AKP Juwandi, menjelaskan bahwa korban hendak memesan makan siang di warung tersebut.
Sebelum makan, korban bermaksud menuju toilet yang berada di seberang rel kereta api dengan menyeberangi perlintasan.
Saat menyeberang, korban tertabrak kereta yang datang dari arah Rangkas menuju Merak.
Korban yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan itu kemudian dilarikan ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi memeriksa TO (45), rekan korban sesama sopir truk pengangkut ayam, serta RD (53) selaku pemilik warung makan di sekitar lokasi kejadian.
Juwandi mengimbau masyarakat selalu berhati-hati saat melintas di sekitar jalur kereta api dan tidak melakukan aktivitas di area rel.
Menurutnya, keselamatan merupakan hal utama sehingga masyarakat perlu memperhatikan situasi sekitar sebelum melintas di jalur kereta api.
Korban merupakan warga asal Kabupaten Lampung Selatan yang sehari-hari bekerja mengangkut ayam. Ia tewas di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan.
Pemeriksaan terhadap TO dan RD dilakukan polisi untuk memperjelas kronologi peristiwa di perlintasan Bogeg tersebut. Keduanya dimintai keterangan sebagai saksi.
Polisi menegaskan bahwa area rel bukan tempat untuk beraktivitas atau melintas sembarangan. Masyarakat diminta memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum menyeberang.
