unique visitors counter
⌂ Beranda News Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, AQI 153 dan PM2,5 11,8 Kali Batas WHO
News

Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, AQI 153 dan PM2,5 11,8 Kali Batas WHO

Ilustrasi kualitas udara Jakarta berkabut dengan gedung tinggi di latar belakang
A A Ukuran Teks16px

Kualitas udara Jakarta berada dalam kategori tidak sehat pada Jumat pagi, 18 September 2026.

Angka Air Quality Index (AQI) ibu kota tercatat 153 berdasarkan informasi laman IQAir.

Konsentrasi polutan PM2,5 mencapai 59 mikrogram per meter kubik.

Angka itu disebut 11,8 kali lebih tinggi dibandingkan nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jakarta di Urutan Kesembilan Terburuk

Catatan AQI 153 juga menempatkan Jakarta dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia.

Dalam data IQAir, Jakarta berada di urutan kesembilan.

Palembang menempati posisi teratas dengan AQI 339, disusul Pontianak 254 dan Serpong 203.

Jambi menyusul dengan 202, lalu Tangerang Selatan 163, Pekanbaru 160, Bandung 159, dan Tangerang 158.

Masyarakat dapat memantau kondisi udara secara mandiri melalui layanan digital.

Dua platform yang dapat digunakan adalah Google Maps dan IQAir AirVisual.

Pemantauan melalui Google Maps dan IQAir AirVisual memungkinkan warga melihat angka AQI terkini sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Dengan konsentrasi PM2,5 yang jauh melampaui panduan tahunan WHO, informasi tersebut menjadi acuan penting untuk menyesuaikan kegiatan pagi hari.

Posisi Jakarta di urutan kesembilan memperlihatkan bahwa sejumlah wilayah lain di Indonesia juga mencatat kualitas udara yang tidak sehat pada periode yang sama.

Data IQAir pada Jumat pagi itu sekaligus menegaskan bahwa kondisi udara ibu kota masih menjadi perhatian, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan polutan.

📰 Update Terbaru