Fenomena konten "A Day In My Life" yang seharusnya menampilkan aktivitas sehari-hari yang positif, kembali menuai kontroversi besar. Kali ini, sebuah video yang memuat adegan asusila di sebuah lahan kosong di Kota Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial TikTok dan memicu gelombang kecaman luas dari masyarakat.
Polisi kini telah bergerak sigap. Upaya penangkapan paksa telah dilakukan oleh jajaran Polresta Bogor untuk meringkus kedua pemeran dalam video kontroversial tersebut. Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan karena sifatnya yang melanggar norma kesusilaan, tetapi juga karena modus operandi yang terencana di balik layar.
Kronologi Pertemuan Singkat yang Berujung Viral
Berdasarkan investigasi awal yang diungkapkan oleh pihak kepolisian, kedua pelaku pria dalam video tersebut ternyata memiliki hubungan yang sangat singkat. Mereka dilaporkan baru saling mengenal selama dua bulan terakhir.
Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, membenarkan fakta ini saat dikonfirmasi melalui akun X (Twitter) @stberryorange pada Selasa (22/9/2026). Ia menjelaskan bahwa benang merah pertemuan keduanya bermula dari interaksi di dunia maya.
"Mereka baru kenal dua bulan itu. Sejak awal mereka membuat konten tersebut pada bulan Juli," ujar AKP Anggi Eko Prasetyo, seperti dikutip dari laporan lapangan.
Lebih lanjut, kepolisian mengungkapkan bahwa aksi asusila yang terekam dalam video "A Day In My Life" tersebut bukanlah kejadian spontan. Keduanya telah membuat perjanjian untuk bertemu secara langsung setelah berinteraksi di media sosial, yang kemudian berujung pada tindakan penyimpangan moral di lokasi yang sepi.
"Itulah awal-awal perkenalan mereka. Berdasarkan keterangan yang berhasil diperoleh, mereka mengenal satu sama lain di media sosial, kemudian janjian ketemu, sampai pada akhirnya melakukan perbuatan kesusilaan yang menyimpang," tegasnya.