Tim produksi sempat menggelar casting terhadap puluhan kucing di area kampus demi menemukan karakter yang pas.
Director of Photography sekaligus editor film Dudih Purwadi menceritakan pilihan mereka akhirnya jatuh pada seekor kucing bernama Siti yang biasa beraktivitas di sekitar Gedung Labtek VII ITB.
"Kami melakukan casting kucing seharian penuh di Kampus ITB. Hampir 40 kucing yang kami coba casting," kata Dudih.
Mereka memperhatikan warna bulu yang cocok dan karakter kucing yang mudah diarahkan, hingga akhirnya memilih Siti untuk peran tersebut.
Bekerja sama dengan pemeran seekor kucing membawa tantangan tersendiri bagi 10 orang kru di lapangan.
Tim harus ekstra peka terhadap kondisi psikologis Siti, di mana pengambilan gambar akan langsung dihentikan sementara jika sang kucing menunjukkan tanda-tanda stres.
Penulis sekaligus produser Meong!
, Vincentius Bhagaskara, mengungkapkan ide cerita ini berangkat dari fenomena sederhana di kampus, tempat kucing-kucing sekitar kerap hadir di tengah dinamika kehidupan mahasiswa.
"Inti dari film ini, kami mau membawakan bahwa sesuatu seperti kucing kecil atau mungkin hal kecil lainnya di dunia ini bisa sangat menginspirasi dan bermakna bagi seseorang," ujar Vincentius.
Menurutnya, hal kecil tersebut terkadang terlihat biasa saja atau bahkan tidak berharga di mata orang lain.