Volume tabung umumnya dihitung setelah jari-jari atau diameter alas diketahui. Namun, soal bisa saja hanya memberi informasi keliling alas dan tinggi tabung.
Kondisi itu tetap bisa diselesaikan karena alas tabung berbentuk lingkaran. Keliling alas dipakai lebih dulu untuk menemukan jari-jari, sebelum nilai tersebut dimasukkan ke rumus volume tabung.
Rumus Volume Tabung
Volume tabung dihitung dengan rumus V = π x r² x t.
Dalam rumus ini, V adalah volume tabung, π bernilai 22/7 atau 3,14, r adalah jari-jari alas, dan t adalah tinggi tabung.
Karena yang diketahui pada soal adalah keliling alas, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari jari-jari terlebih dahulu.
Mencari Jari-Jari dari Keliling Alas
Alas tabung berbentuk lingkaran, sehingga rumus keliling lingkaran yang berlaku adalah K = 2 x π x r.
Dari rumus tersebut, jari-jari dapat dicari dengan membagi keliling alas dengan dua kali nilai pi.
Setelah jari-jari ditemukan, nilainya bisa langsung dimasukkan ke rumus volume tabung bersama tinggi yang sudah diketahui.
Contoh perhitungan pada sumber menunjukkan tabung dengan keliling alas 44 cm menghasilkan volume 1.540 cm³.
Hasil itu diperoleh melalui pencarian jari-jari dari keliling alas terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan rumus volume tabung.