Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, menilai Lionel Messi tidak akan memusingkan hasil akhir Ballon d'Or 2026.
Meski masuk daftar nominasi, Messi dianggap bukan favorit utama pemenang.
Pemain berusia 39 tahun itu sebelumnya membawa timnas Argentina menembus final Piala Dunia 2026, meski harus finis sebagai runner-up.
Pemilik delapan trofi Ballon d'Or tersebut kini bersaing dengan sejumlah nama seperti Lamine Yamal, Harry Kane, hingga Kylian Mbappe.
Dukungan Mac Allister dan Perubahan Kriteria
Mac Allister menyatakan dukungannya agar kapten Argentina itu bisa membawa pulang trofi kembali.
Namun, ia menyadari adanya perubahan kriteria penilaian dalam ajang penghargaan tersebut.
"Sebagai orang Argentina, kami tentu ingin Messi memenanginya.
Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa dan menurut saya tidak ada alasan kenapa dia tidak bisa memenanginya," ujar Mac Allister.
"Selain itu, kita tahu kalau sekarang ini statistik memegang peran penting - sesuatu yang di masa lalu bobotnya tidak sebesar sekarang - dan Anda tidak tahu persis apa yang jadi dasar orang-orang memberikan suaranya," tutur Mac Allister.
Ia menekankan bahwa seluruh pesepak bola yang masuk dalam daftar nominasi memiliki kualitas tinggi dan layak menang.
Selain itu, prioritas utama Messi dipastikan tetap pada pencapaian tim ketimbang penghargaan individu.
"Tapi semua yang jadi kandidat adalah pemain hebat; siapa pun yang mendekati kemenangan itu akan pantas mendapatkannya.
Kita semua tahu bahwa Leo selalu memprioritaskan tim ketimbang prestasi individu, jadi itu tidak akan jadi masalah besar untuknya," kata Mac Allister.