Timex memperluas koleksi Marlin dengan meluncurkan tiga varian Neo Classic Chronograph untuk pasar Amerika Serikat. Jam ini dibanderol mulai dari Rp4,9 jutaan atau setara $279.
Koleksi terbaru ini menggabungkan nuansa nostalgia tahun 1960-an dengan mesin quartz bertenaga baterai yang praktis untuk pemakaian harian.
Desain Klasik dengan Material Akrilik
Ketiga model berbagi fondasi desain dan spesifikasi bodi yang identik. Cangkangnya terbuat dari stainless steel berdiameter 40 mm dengan kombinasi brushed dan polished.
Ketebalan bodi mencapai 13 mm dan jarak lug-to-lug 48,5 mm, proporsi yang disebut pas untuk pergelangan pria maupun wanita.
Salah satu daya tarik utama seri ini adalah penggunaan kaca acrylic domed, bukan mineral atau sapphire. Pilihan ini diambil untuk mempertahankan estetika otentik jam antik.
Kaca akrilik memberikan efek pembiasan cahaya yang hangat dari sudut samping. Goresan halus dapat dipoles sendiri di rumah menggunakan pasta pemoles khusus.
Jam ini memiliki rating ketahanan air 50 meter, aman untuk aktivitas harian seperti terkena percikan air hujan atau berenang ringan, namun tidak disarankan untuk menyelam.
Fungsi Tachymeter dan Telemeter pada Dial
Dial jam disusun rapi dengan elemen penunjuk waktu yang tidak terasa penuh. Mesin quartz analog ditenagai baterai standar SR920SW.
Tiga sub-dial tambahan berfungsi sebagai penunjuk detik terpisah, indikator format 24 jam, dan fitur pemutar waktu chronograph untuk menghitung durasi aktivitas.
Selain itu, terdapat fungsi tachymeter dan telemeter yang unik. Tachymeter digunakan untuk mengukur kecepatan, sedangkan telemeter untuk mengukur jarak berdasarkan suara, seperti petir.
Dengan kombinasi desain vintage dan fitur fungsional, Timex Marlin Neo Classic Chronograph menawarkan alternatif menarik bagi penggemar jam tangan klasik modern.