unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Chuseok 2026: KTO Ajak Wisatawan Jelajahi Jantung Budaya di Luar Seoul
Lifestyle

Chuseok 2026: KTO Ajak Wisatawan Jelajahi Jantung Budaya di Luar Seoul

Suasana perayaan Chuseok di desa tradisional Korea dengan latar pegunungan musim gugur
Chuseok 2026: KTO Ajak Wisatawan Jelajahi Jantung Budaya di Luar Seoul
A A Ukuran Teks16px

Korea Tourism Organization (KTO) meluncurkan kampanye nasional melalui portal resmi VisitKorea untuk menyambut libur Chuseok. Kampanye ini mengajak wisatawan domestik menjelajahi destinasi budaya di luar kota-kota besar.

Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya minat pelancong dalam negeri terhadap pengalaman budaya autentik dibandingkan liburan internasional yang mahal.

Destinasi Unggulan dari Gyeonggi hingga Jeolla

Sejumlah situs bersejarah dan kontemporer masuk dalam daftar kurasi KTO. Di Provinsi Gyeonggi, wisatawan dapat mengunjungi Makam Kerajaan Yeongneung di Yeoju, tempat peristirahatan Raja Sejong Agung.

Pencinta seni dapat menuju ke selatan ke Provinsi Chungcheong untuk menjelajahi National Museum of Modern and Contemporary Art di Cheongju.

Di wilayah pegunungan timur dan selatan, arboretum nasional di Kabupaten Bonghwa, Provinsi Gyeongsang Utara, serta Gunung Deokyu di Muju, Provinsi Jeolla Utara, menawarkan hutan alpine dan panorama pegunungan.

Kampanye ini juga menyoroti festival liburan di berbagai daerah. Namsangol Hanok Village di Seoul tengah akan menggelar Festival Chuseok tahunan dari Jumat hingga Minggu.

Festival tersebut menampilkan pertunjukan rakyat tradisional, kerajinan, dan makanan musiman.

Di Jeonnam-Gwangju Special Metropolitan City, Asia Culture Center Foundation akan menggelar pertunjukan boneka interaktif, seni sirkus, dan permainan augmented reality untuk anak-anak.

Untuk mempermudah perencanaan liburan, otoritas pariwisata mengintegrasikan hub digital dengan basis data budaya nasional. Wisatawan dapat mencari jadwal festival lokal dan jam operasional taman melalui aplikasi ponsel.

"Kami berharap warga di seluruh negeri memanfaatkan liburan ini untuk terhubung kembali dengan budaya daerah dan menemukan pesona khas provinsi pedesaan kami," ujar Lee Sun-woo, kepala pemasaran digital domestik KTO.

Ia menambahkan bahwa destinasi kurasi ini menawarkan pengalaman berkesan bagi setiap generasi, baik yang menjelajahi situs warisan kerajaan maupun retret pegunungan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru