unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Program Jodoh Buddha Korea: Jalan Mata Tertutup hingga Tarian K-pop
Lifestyle

Program Jodoh Buddha Korea: Jalan Mata Tertutup hingga Tarian K-pop

Peserta program perjodohan Buddha Korea berjalan dengan mata tertutup
Program Jodoh Buddha Korea: Jalan Mata Tertutup hingga Tarian K-pop
A A Ukuran Teks16px

Program perjodohan "I'm Solo at the Temple" kembali digelar di Korea Culture Training Institute, Gongju, Provinsi Chungcheong Selatan, pada Sabtu.

Acara ini diikuti 20 peserta yang terpilih dari 513 pelamar.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Social Welfare Foundation dari Jogye Order of Korean Buddhism, terinspirasi dari acara realitas populer "I Am Solo".

Jalan Mata Tertutup dan Permainan Peran

Di bawah langit musim gugur yang cerah, para peserta berpasangan untuk berjalan dengan mata tertutup.

Perempuan mengenakan penutup mata hitam dan dipandu oleh laki-laki.

Di tengah jalur, mereka bertukar peran: laki-laki memakai penutup mata dan perempuan memandu.

Ketika satu peserta ragu melangkah, pasangannya dengan lembut membimbing siku.

Tak lama, beberapa di antara mereka secara alami saling menggenggam tangan.

"Senang rasanya berjalan sambil mengandalkan orang lain," ujar peserta berusia 32 tahun bernama Kang.

"Rasanya seperti kasih sayang tumbuh melalui momen-momen kecil kontak fisik."

Pertunjukan Bakat dan Sesi Perkenalan

Panitia menyusun berbagai aktivitas untuk membangun koneksi, mulai dari pemasangan pasangan berdasarkan barang pribadi hingga percakapan teh bergilir selama 10 menit.

Ada juga sesi trivia pribadi untuk saling mengenal.

Banyak peserta berusaha maksimal memberi kesan dalam waktu terbatas.

Seorang perempuan menyingsingkan lengan dan melakukan push-up saat pertunjukan bakat.

Sementara seorang peserta laki-laki menyemarakkan suasana dengan menari mengikuti lagu "Love Attack" dari grup K-pop RESCENE.

Saat matahari terbenam, para peserta menempati bangku, paviliun, dan kursi goyang bersama di halaman depan.

Percakapan ringan di siang hari berubah menjadi diskusi serius.

Sesi kencan informal berlanjut hingga pukul 1 pagi, jauh melewati jadwal resmi.

📰 Update Terbaru