Xiaomi Watch S5 Transparent Edition menjadi sorotan sebagai smartwatch edisi terbatas dengan casing kaca transparan berukuran 47mm.
Model ini diproduksi hanya 5.000 unit dan dijual dengan harga sekitar Rp6,6 jutaan atau ¥2.499.
Kehadirannya memperlihatkan pendekatan material yang tidak biasa untuk jam tangan pintar yang dipakai sehari-hari.
Casing Kaca dan Bezel Stainless Steel
Xiaomi memakai Dragon Crystal Glass 3.0 untuk membentuk bodi utama jam.
Material ini membungkus bagian tengah sekaligus memungkinkan cahaya menembus casing, sehingga struktur internal terlihat dari luar.
Bentuknya mengadopsi desain oktagonal berdiameter 47mm.
Proporsi itu memberi kesan lebih tegas dibandingkan model 41mm yang diperkenalkan bersamaan.
Sebuah bezel stainless steel dengan permukaan brushed ditanam langsung ke dalam casing kaca.
Detail ini memberi garis tegas pada bagian depan jam dan menciptakan kontras terhadap material transparan.
Dari sisi wearability, ukuran 47mm lebih cocok untuk pengguna yang menyukai tampilan jam besar.
Pemilik pergelangan tangan kecil perlu memperhatikan bentang bodinya sebelum memilih model ini.
Model transparan ini diperkenalkan bersama Xiaomi Watch S5 standar berukuran 41mm.
Namun perhatian utama tertuju pada versi transparan karena pendekatan materialnya tidak lazim.
Smartwatch rentan terbentur meja, pintu, dan permukaan keras lain.
Proses Produksi dan Klaim Ketahanan
Penggunaan kaca sebagai casing memunculkan pertanyaan tentang ketahanan terhadap goresan dan benturan.
Xiaomi menyatakan setiap casing melewati 20 tahap produksi berbeda untuk mendapatkan permukaan bening sekaligus menjaga kekuatan materialnya.
Rangkaian pengerjaan itu mencakup 240 menit CNC precision machining dan 800 menit multi-stage polishing.
Durasi tersebut menunjukkan kejernihan casing tidak dicapai melalui proses singkat.
Hasil akhirnya memiliki tingkat kekerasan Vickers 810 HV0.05.
Angka ini menjadi klaim utama Xiaomi untuk menjelaskan ketahanan material terhadap goresan dan pemakaian harian.
Meski begitu, ketahanan terhadap benturan keras tetap menjadi hal berbeda dari sekadar kekerasan permukaan.