unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Samsung Digugat di AS soal Patent Konektivitas Galaxy S23 Ultra dan Watch Ultra
IPTEK

Samsung Digugat di AS soal Patent Konektivitas Galaxy S23 Ultra dan Watch Ultra

Ilustrasi Samsung Galaxy S23 Ultra dan Galaxy Watch Ultra yang disebut dalam gugatan patent Ioengine
Samsung Digugat di AS soal Patent Konektivitas Galaxy S23 Ultra dan Watch Ultra
A A Ukuran Teks16px

Samsung menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat terkait dugaan pelanggaran patent.

Perusahaan berbasis di AS bernama Ioengine menggugat Samsung ke US District Court for the Eastern District of Texas.

Ioengine menuding Samsung memakai lima patent konektivitas miliknya tanpa izin atau kompensasi.

Patent tersebut disebut digunakan pada Galaxy S23 Ultra, Galaxy Watch Ultra, Galaxy Buds2 Pro, dan Portable SSD T7.

Perangkat-perangkat itu hanya dipakai sebagai contoh dan tidak mewakili keseluruhan ruang lingkup gugatan.

Tuntutan Ioengine

Ioengine menuntut kompensasi atas dugaan pelanggaran di masa lalu berupa reasonable royalty.

Jumlah dolar yang diminta tidak disebutkan secara spesifik.

Ada satu patent tertentu yang membuat Ioengine meminta permanent injunction terhadap SSD portabel dan ponsel Galaxy.

Jika dikabulkan, injunction itu akan memaksa Samsung menghentikan tindakan yang dinilai melanggar patent tersebut di AS.

Ioengine juga meminta royalti sebagai alternatif bila pengadilan tidak mengabulkan injunction.

Injunction yang dikabulkan berpotensi memicu larangan penjualan, tetapi juga bisa berarti hilangnya fitur.

Namun, semuanya masih sangat tentatif karena belum ada keputusan apa pun.

Saat ini baru ada perusahaan yang meminta hal tersebut kepada pengadilan.

Dampak dan Status Gugatan

Permintaan larangan permanen itu menyasar SSD portabel serta ponsel Galaxy, sehingga bila dikabulkan dapat berdampak langsung pada peredaran produk tersebut di pasar Amerika Serikat.

Meski demikian, kemungkinan larangan penjualan maupun hilangnya fitur belum bisa dipastikan karena proses hukum masih berjalan.

Gugatan ini diajukan ke pengadilan distrik di Texas Timur, salah satu yurisdiksi yang cukup sering menangani sengketa patent di AS.

Hingga kini belum ada keputusan pengadilan atas tuntutan Ioengine, termasuk soal besaran kompensasi yang diminta.

Ioengine menegaskan bahwa perangkat yang disebut dalam gugatan hanya contoh, bukan batas menyeluruh dari klaim yang diajukan.

Karena itu, ruang lingkup sengketa bisa lebih luas dari sekadar Galaxy S23 Ultra, Galaxy Watch Ultra, Galaxy Buds2 Pro, dan Portable SSD T7.

Permintaan royalti sebagai alternatif menunjukkan Ioengine membuka kemungkinan penyelesaian tanpa larangan permanen.

Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada penilaian pengadilan terhadap lima patent konektivitas yang dipersoalkan.

Samsung sendiri belum memberikan tanggapan resmi yang tercantum dalam laporan ini.

Perkembangan lanjutan gugatan masih menunggu langkah hukum berikutnya dari kedua pihak.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru