unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Suzuki S-Presso di Semarang, Biaya Tahunan Tembus Rp22,8 Juta
News

Suzuki S-Presso di Semarang, Biaya Tahunan Tembus Rp22,8 Juta

Suzuki S-Presso yang digunakan untuk mobilitas harian di Semarang
Suzuki S-Presso di Semarang, Biaya Tahunan Tembus Rp22,8 Juta
A A Ukuran Teks16px

Seorang pengusaha kuliner di Semarang, Dipa, menanggung biaya operasional Suzuki S-Presso miliknya sekitar Rp22,8 juta per tahun.

Angka itu didominasi konsumsi bahan bakar minyak dan estimasi pajak tahunan kendaraan.

Dipa, pemilik Mie Noor yang berusia 21 tahun, beralih ke Suzuki S-Presso pada 2026 setelah sebelumnya memakai Mitsubishi Xpander.

Ia membutuhkan kendaraan yang lebih praktis dan hemat bahan bakar untuk mobilitas harian 30 hingga 50 kilometer, termasuk berbelanja ke pasar.

"Alasan utama saya memilih S-Presso karena saya mencari mobil yang irit BBM, ringkas, dan praktis untuk kebutuhan sehari-hari," kata Dipa.

Ia menambahkan, Xpander yang dipakai sebelumnya menurutnya cukup boros.

Rincian BBM dan Pajak

Untuk bahan bakar jenis Pertamax, Dipa mengeluarkan Rp400.000 per minggu atau setara Rp20,8 juta dalam satu tahun.

Komponen perawatan rutin belum mengeluarkan biaya karena unit kendaraan masih tergolong baru.

"Karena masih baru, saya belum melakukan servis berkala pertama, jadi belum bisa memberikan angka berdasarkan pengalaman pribadi," ujarnya.

Biaya lain mencakup pajak kendaraan tahunan yang diperkirakan sekitar Rp2 juta.

Namun, besaran pajak itu masih estimasi awal karena dokumen kendaraan belum sepenuhnya rampung.

"Untuk pajak tahunannya nanti saya bisa konfirmasi setelah dokumen kendaraan sudah lengkap," kata Dipa.

Akumulasi Rp22,8 juta per tahun setara rata-rata Rp1,9 juta per bulan atau Rp62.500 per hari.

Perhitungan tersebut belum mencakup retribusi tol, parkir, perawatan kebersihan, penggantian suku cadang berkala, dan perbaikan darurat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru