Posisi Indonesia dalam klasemen medali Asian Games 2026 mengalami penurunan. Per Sabtu, 26 September 2026 pukul 12.30 WIB, kontingen Merah Putih berada di urutan ke-19.
Indonesia telah mengumpulkan total 22 medali. Rinciannya adalah satu emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Peluang menambah medali masih terbuka dari cabang angkat besi. Rahmat Erwin Abdullah akan turun di kelas 73kg.
Beberapa atlet juga masih bersaing di babak final cabang menembak dan canoe sprint. Sementara itu, bulutangkis kategori perorangan telah memasuki babak 16 besar.
China Masih Kokoh di Puncak
China memimpin klasemen dengan koleksi 169 medali. Negara itu meraih 105 emas, 39 perak, dan 25 perunggu.
Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 120 medali. Jepang mengoleksi 30 emas, 44 perak, dan 46 perunggu.
Thailand menjadi wakil Asia Tenggara dengan pencapaian terbaik. Thailand menempati peringkat keenam lewat torehan tujuh emas, enam perak, dan sembilan perunggu.
Indonesia masih tertahan di peringkat 19 dengan total 22 medali. Klasemen ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring berjalannya pertandingan.
Penurunan satu peringkat ini menegaskan persaingan di papan tengah klasemen masih ketat. Indonesia kini menempati urutan ke-19 dengan total 22 medali yang sama seperti catatan sebelumnya.
Meski demikian, sejumlah cabang masih menyisakan peluang bagi kontingen Indonesia untuk menambah perolehan medali. Angkat besi, menembak, canoe sprint, dan bulutangkis perorangan menjadi harapan yang masih berjalan.
Di sisi lain, China belum tergoyahkan di puncak dengan 169 medali, sementara Jepang sebagai tuan rumah mengumpulkan 120 medali.
Thailand tetap menjadi wakil Asia Tenggara terbaik di posisi keenam dengan 22 medali.
Klasemen sementara ini dapat berubah sewaktu-waktu mengingat pertandingan di berbagai nomor final masih terus bergulir.
